KONSEP MANUSIA By Ninik, Asep dan Annisa

Terdapat tiga teori yang perlu diketahui mengenai asal – usul kejadian manusia :

  • Pertama yaitu Teori Evolusi.

Teori ini pertama kali dikemukakan oleh seorang sarjana Perancis J.B de Lamarck yang menyatakan bahwa kehidupan berkembang dari tumbuh – tumbuhan menuju binatang dan dari binatang menuju manusia. Teori ini merupakan perubahan atau perkembangan secara berlahan – lahan dari tidak sempurna menjadi perubahan yang sempurna.

  • Kedua yaitu Teori Revolusi

Teori revolusi ini merupakan perubahan yang amat cepat bahkan mungkin dari tidak ada menjadi ada. Teori ini sebenarnya merupakan kata lain untuk menanamkan pandangan pencipta dengan kuasa Tuhan atas makhluk-Nya. Pandangan ini gabungan pemikiran dari umat manusia yang berbeda keyakinan yaitu umat Kristen dan umat Islam tentang proses kejadian manusia yang dihubungkan dengan keMaha Kuasaan Tuhan.

Dalam Ajaran Kristen dijumpai kisah kejadian manusia dalam surat Kejadian 1-11 dan 12-50 tentang kisah oleh Martinus dalam “ Bagaimana Agama Kristen Memandang teori Darwin “.

Dalam ajaran Islam terbentuk opini dan tidak berlebihan jika dikatakan sebagai keyakinan, bahwa manusia dan juga alam semesta tercipta secara cepat oleh Kuasa Allah.Keyakinan tersebut merupakan hasil interpretasi dari ayat – ayat Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 30 yang menjelaskan tetntang kejadian Adam yaitu “ Adam adalah suatu makhluk yang diciptakan dari tanah yang diambil dari berbagai jenis yang kemudian dicampur dengan air, dibentuk dan ditiupkan ruh kedalamnya, dan kemudian menjadi makhluk hidup ”, serta Yasin ayat 82 yang berbunyi kun fayakun dengan arti “ jadilah maka terjadilah dia ”.

  • Ketiga yaitu Teori Evolusi Terbatas.

Teori ini adalah gabungan pemikiran dari pihak-pihak agama yang berlandaskan dengan alasan-alasan serta pembuktian dari pihak sarjana penganut teori evolusi. Seperti yang dikemukakan oleh Frans Dahler, yang mengakui bahwa tumbuh-tumbahan, binatang, dan manusia selama ribuan atau jutaan tahun yang benar-benar mengalami mutasi (perubahan) yang tidak sedikit.

Menurut RHA. Syahirul Alim cendekiawan Muslim ahli kimia menyatakan bahwa kita sebagai manusia harus merasa terhormat kalau diciptakan dari keturunan kera karena secara kimia molekul-molekul kera jauh lebih kompleks dibandingkan dengan tanah, karena tanah molekulnya lebih rendah keteraturannya.

Menurut Al-Syaibani manusia dikelompokkan menjadi delapan definisi,antara lain:

  1. Manusia sebagai makhluk Allah yang paling mulia dimuka bumi
  2. Manusia sebagai khalifah dimuka bumi.
  3. Insan manusia sebagai makhluk sosial yang berbahasa.
  4. Insan yang mempunyai tiga dimensi yaitu badan, akal, dan ruh
  5. Insan dengan seluruh perwatakannya dan ciri pertumbuhannya adalah hasil pencapaian dua factor, yaitu faktor warisan dan lingkungan.
  6. Manusia mempunyai motivasi, kecenderungan, dan kebutuhan permulaan baik yang diwarisi maupun yang diperoleh dalam proses sosialisasi.
  7. Manusia mempunyai perbedaan sifat antara yang satu dengan yang lainnya.

DISKUSI

Putri bertanya: Maksud dari kata “kera mempunyai molekul labih kompleks dari tanah?”. Presentator menjawab, “kera adalah makhluk hidup yang dapat berkembang melalui pembelahan-pembelahan sel secara sempurna, sedangkan tanah hanyalah benda mati yang tidak dapat berkembang dengan sendirinya.

Eka Okti bertanya, “Apakah manusia sekarang juga diciptakan dari tanah?’ Presentator menjawab, “Manusia sekarang tidaklah lagi diciptakan dari tanah, melainkan secara biologis yaitu melalui bertemunya antara spermatozoa (laki-laki) dengan ovum/sel telur (perempuan). Sel telur tersebut membelah menjadi 2sel,4 sel, dan seterusnya. Proses tersebut berlangsung selama 14 minggu untuk menjadi janin. Proses penyempurnaannya terus berlangsung selama 40 minggu sampai akhirnya menjadi bayi.

Rodina bertanya, ‘Apakah yang membuktikan bahwa manusia itu adalah makhluk yang paling mulia?’ Presentator menjawab, ‘buktinya yaitu manusia mempunyai akal pikiran, dengan akal pikiran tersebut manusia dapat melakukan segala sesuatu yang bermanfaat dimuka bumi ini. Namun manusia akan menjadi tidak mulia jika ia melakukan hal maksiat’.

Lalu ditanya, ‘Apa tugas manusia setelah diciptakan?’ Presentator menjawab, ‘Manusia diciptakan untuk memelihara nila-nilai ajaran Allah sebagai suatu keutamaan serta untuk memelihara muka bumi ini’.

Wahyu bertanya, ‘Kenapa manusia disebut sebagai makhluk sosial yang berbahasa?’ Presentator menjawab, ‘kita manusia adalah termaksud makhluk sosial yang tidak bisa sendiri srtinya kita selalu butuh ornag lain, dan untuk itu kita membutuhkan bahasa untuk bisa menyampaikan apa yang kita maksudkan.

Catur bertanya, ‘Kalau manusia adalah makhluk mulia kenapa manusia dikatakan bodoh?’ Presentator menjawab, ‘manusia menerima perintah Allah untuk menjaga semua ini, sedangkan ciptaan Allah lainnya menolak dengan alasan takut untuk mengkhianati perintahnya tersebut.’

Rangga bertanya, ‘Kenapa manusia jahat atau perusak tidak dimusnahkan saja?; Presentator menjawab, dari awal Allah SWT telah menciptakan segala isi ini berpasang-pasangan,dengan contoh ada perempuan dan laki-laki, siang-malam,dsb. Itulah kenpa ada manusia baik dan buruk, semua itu kembali kepada diri kita masing-masing’.

About these ads

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Tulisan ini dipublikasikan di PAI I. Tandai permalink.

Satu Balasan ke KONSEP MANUSIA By Ninik, Asep dan Annisa

  1. eka octy priastuti berkata:

    pengertian hukum :
    ~menurut bahasa :menetapkan sesuatu pada sesuatu
    ~menurut istilah :kitab Allah atau sabda Nabi Muhammad SAW yang berhubungan dengan amal perbuatan mukalaf, baik titah itu mengandung tuntutan, suruhan ,larangan atau membolehkan sesuatu atau menjadikan suatu sebab, syarat atau menghalang bagi suatu hukum.
    negara kita ini yaitu Indonesia merupakan salah satu negara hukum.agama islam juga mempunyai hukum atau peraturan serta perundang-undangan yang berhubungan dengan perbuatan orang dewasa (mukallaf) yang mengaduk boleh atau tidak boleh yakni mengandung isyarat tanda tentang adanya suatu hukum.
    sesuai dengan pertanyaan yang diajukan yaitu sama atau tidak hukum islam dengan hukum Indonesia. menurut saya, antara hukum di Indonesia dengan hukum islam tidak sama. yang membedakan hukum Indonesia dengan Islam salah satunya adalah dasar dari kedua hukum tersebut. hukum di Indonesia didasari oleh Undang-Undang 1945 sesuai dengan ketetapan negara. sedangkan hukum Islam didasari oleh Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi kita Muhammad SWT melalui wahyunya. hukum islam terdiri dari : wajib, sunnah, haram, mubah, sah, batal, rukhsah, Azimah. contohnya : di dalam Islam terdapat aturan-aturan atau hukum-hukum tata cara makan atau minum, taat cara melaksanakan kehidupan sehari-hari dan lain-lain . sedangkan di hukum Indonesia tidak ada. seperti dijelaskan pada (Q. S. Al A’raaf :31)
    bahwasannya yang artinya : “makan dan Minumlah , dan jangan berlebih-lebihan”. ini merupakan salah satu hukum Islam yaitu Mubah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s