Jilbab dalam pandangan Islam

Oleh Rifki Hafizi

Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan dalam hukum Islam perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya, agar dapat menjaga kesuciannya, menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri). Inipun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sorotan mata.

Allah SWT berfirman:

} ياَ أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أدْنَى أنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ {

“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.

Definisi tentang Jilbab.

Arti kata jilbab ketika Al-Qur’an diturunkan adalah kain yang menutup dari atas sampai bawah, tutup kepala, selimut, kain yang di pakai lapisan yang kedua oleh wanita dan semua pakaian wanita, ini adalah beberapa arti jilbab seperti yang dikatakan Imam Alusiy dalam tafsirnya Ruuhul Ma’ani.

Imam Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan; Jilbab berarti kain yang lebih besar ukurannya dari khimar (kerudung), sedang yang benar menurutnya jilbab adalah kain yang menutup semua badan.

Pekembangan jilbab saat ini.

Saat ini banyak kaum wanita yang menggunakan jilbab dan seakan-akan menjadi tren mode. Jilbab yang digunakan pun beraneka ragam. Mulai dari jilbab gaul sampai jilbab syar’i. Lalu bagaimanakah sebenarnya jilbab dalam pandangan Islam?

Ketika masyarakat kita mengenal kata ‘jilbab’ (dalam bahasa Indonesia) maka yang dimaksud adalah penutup kepala dan leher bagi wanita muslimah yang dipakai secara khusus dan dalam bentuk yang khusus pula.

Permasalahan yang terjadi.

mungkin kita juga pernah mendengar wacana kalau berjilbab maka harus menutup dada, lalu bagaimana kalau jilbabnya berukuran kecil dan tidak panjang ke dada dan lengan, apakah muslimah yang memakainya belum terhitung melaksanakan seruan perintah agama dalam Al-Qur’an itu sebab tidak ada bedanya antara dia dan wanita yang belum memakai jilbab sama sekali, apakah sama dengan wanita yang membuka auratnya (bagian badan yang wajib di tutup dan haram di lihat selain mahram).

Dari permasalahan diatas tampaklah jelas kalau jilbab yang dikenal oleh masyarakat indonesia dengan arti atau bentuk yang sudah berubah dari arti asli jilbab itu sendiri, dan perubahan yang demikian ini adalah bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah sebab perjalanan waktu dari masa Nabi Muhammad SAW sampai sekarang atau disebabkan jarak antar tempat dan komunitas masyarakat yang berbeda yang tentu mempunyai peradaban atau kebudayaan berpakaian yang berbeda.

Namun yang lebih penting ketika kita ingin memahami hukum memakai jilbab adalah kita harus memahami kata jilbab yang di maksudkan syara’(agama), Shalat lima kali bisa dikatakan wajib hukumnya kalau diartikan shalat menurut istilah syara’, lain halnya bila shalat diartikan atau dimaksudkan dengan berdo’a atau mengayunkan badan seperti arti shalat dari sisi etemologinya.

Allah SWT dalam Al Quran berfirman yang artinya : “Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih muda untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang. (Al-Ahzab : 59).

Kesimpulan

Jadi kesimpulan dari penjelasan diatas jelas bahwasanya Allah SWT memerintahkan kepada seluruh wanita muslim wajib menutup auratnya seperti yang telah dijelaskan dalam surat ( Al-Ahzab : 59) dengan tujuan agar mereka mudah untuk dikenal dan mereka mendapat penghormatan yang selayaknya dan terhindar dari perbuatan keji serta fitnah.

About these ads

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Tulisan ini dipublikasikan di Masail Fiqhiyah. Tandai permalink.

25 Balasan ke Jilbab dalam pandangan Islam

  1. pitaxxx berkata:

    assalam…
    syukron atas info yang menarik diatas
    salam kenal ^^
    kunjungan balik sangat diharapkan

  2. Ferdha berkata:

    Di negeri ini banyak yang menganggap perintah berjilbab sangat erat kaitannya dengan kesiapan diri. “belum siap” atau “hatinya dulu yang berjilbab” sudah sangat sering jadi pembenar untuk tidak melaksanakan perintah yang satu ini.

  3. dedekusn berkata:

    its OK :-)

  4. Hilman berkata:

    Tq ya..
    artikelnya, bisa jadi masukan baru nih..

  5. melly berkata:

    wah makasih yah tuasiyahnya……..

    mari menggerakkan tutup aurat bagi wanita muslim di Indonesia……………

  6. Rizki Ahsani berkata:

    pertanyaanya apakah semua perempuan islam itu sudah mengetahuinya?

  7. novi berkata:

    assalamu’alaikum teh,,
    kalo kita menutup aurat dengan baju potongan seperti rok panjang dan baju atasan panjang serta khimar yg menutup kepala sampai dada apakah itu boleh??

  8. sumiaty berkata:

    assalamualaikum,,,,
    salam kenal…
    mbak saya mw nanyak
    klo kita pake jilbab tu, trus kta pake clna jens….
    apakah tu sah,,
    atau klo pake jilbab hrus pake rok juga biar klihatan sopan…
    mohon mbak penjelasannya…
    trimakasih..
    wassalam…

  9. candra berkata:

    Assalamu’alaikum…
    Terima kasih ya atas tausiahnya, smoga dpt memotivasi muslimah” Di negeri ni dr yg blum berjilbab dan dr yg sudah berjilbab smoga jd tmbah istikomah,amin…
    wassalamu’alaikum…

  10. hmm artikel yang sangat menarik,…keep update yaa artikelnya …ikut memantau..salam

  11. hj.yuliaadah berkata:

    syukron kasiron
    Info nya sngt mnarik mnambah wawasan….

  12. aliya berkata:

    subhanallah, semoga qt tetap istikomah
    untuk berjilbab..krna itu suatu kewjiban

  13. aliya berkata:

    menurut buku yang saya baca, JILBAB ADALAH
    BAJU PANJANG YANG LONGGAR YG MENUTUPI BADAN HINGGA KAKI..SEDANGKAN PENUTUP KEPLA ITU ADLAH “KHIMAR”

  14. nuraeni.nurung berkata:

    Assalamualaikum, semakin hari memang semakin banyak muslimah yang memakai ‘jilbab’ tapi masih banyak yang jauh dari syarat dari jilbab itu atau sesuai dengan alquran dan sunnah, saya pernah ditanya seorang teman kalau tidak sesuai dengan alquran dan sunnah misalnya masih diatas dada jilbabnya apa sama saja dengan tidak pakai jilbab??? trus kalau sama saja mending donk saya gak pake” saya bingung juga mau jawab apa…mohon dibantu dijawab….syukron sebelumya

  15. myrnha berkata:

    ass,,,,salam kenal…..!!!!!
    syukron ats artikelx,,,,menarik skali menambah wawasan ana tentang jilbab syar’i

  16. Nurkhaidah berkata:

    assalamu alaikum wr.wb
    apakah alasan untuk memakai jilbab hanya untuk alat pengenal diri agar tetap terjaga? bagaimana jika seorang wanita tidak memakai jilbab namun ia tetap bisa menjaga dirinya?
    dan bagaimanakah jika seorang wanita memakai jilbab namun ia tidak bisa menjaga dirinya. . .?

  17. Jilbab Hafiza berkata:

    Trimakasih atas info yang inspiratif ini, semoga bisa selalu menjaga pemakaian jilbab ini sesuai syariat Islam.. amin… ^_^

  18. Rita Rahmawati berkata:

    Maha benar Allah dengan segala firman Nya

  19. sakti berkata:

    sudah seharusnya kita menjalankan perintahNya,

  20. narthy berkata:

    SMOGA BSA MNJDI INSPIRASI UMAT ISLAM TRTMA REMJA MUSLIM… AMIIIEEENNENNNN

  21. dika hartati berkata:

    assalamu’alaikum, saya mau tanya, bgmana hukum cadar? Trmkash
    wassalamu’alaikum

  22. terimakasih, tulisannya sangat bermanfaat untuk saya…

  23. ano suiano berkata:

    Aduh sae pisa n artike na

  24. Assalamualaikum, Ayo kita berjilbab. Jangan lupa pakai daleman jilbab yang berkualitas ya… supaya rambut dan kulit kepala tetap sehat.

    Aimee Inners

  25. Aslizarr berkata:

    Assalamualaikum,,,
    Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya..

    ^_^
    Wanita Yang Menutup Aurat Itu Belum Tentu Dijamin Syurga Baginya :)
    Tetapi sekurangnya Dia Berusaha Untuk Menjadi Ahli Syurga ..
    InsyaAllah :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s