A task for Class 3 Regular

Give an example about moslem attitude which is not compatible with islamic values!

Remember to write your name and your NIM! Dateline for this task on friday, 18th sept 2009 at 18.00

Good Luck!

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Ramadhan Kariim..

Selamat….!!!

Mereka yang mendapatkan kesempatan kembali mengikuti herr Fiqih adalah sebagai berikut:

Abu Dzar – Al Maidah – Dekhalfath – Ilyas Rosyadi – Lena Noviyanti – Lina Asih – M Angga Blitario – Maryanti Ulfa – M. Ilyas – M. Dimas – Sayyid Furqon – Sri Sumaryati – A Fatahillah – Aditya Nugraha – Aida Fitriah – Alvi Deria – Basofi – Elga Septian – Hendro Dwi Jaksono – Iqbal Tawakkal – Meilani Indri – M. Habibi – Muslim Naid – Mustaki Fadli – Mutmainnah – Noer Hakiki – Nurrohma Dina – Nurbani Yusuf – Poppy Najiyati – Rahmwati Faudziah – Raihan Kamil – Riza Hafidzurrahman – Siti Rahmah – Siti Rumsari – Zahra Oktafiana Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Fiqih. 3 Komentar »

Jilbab dalam pandangan Islam

Oleh Rifki Hafizi

Sesungguhnya seorang wanita muslimah akan menemukan dalam hukum Islam perhatian yang sangat tinggi terhadap dirinya, agar dapat menjaga kesuciannya, menjadi wanita mulia dan memiliki kedudukan yang tinggi. Dan syarat-syarat yang diwajibkan pada pakaian dan perhiasannya tidak lain adalah untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat tabarruj (berhias diri). Inipun bukan untuk mengekang kebebasannya akan tetapi sebagai pelindung baginya agar tidak tergelincir pada lumpur kehinaan atau menjadi sorotan mata. Baca entri selengkapnya »

Kepemimpinan wanita dalam Islam

Oleh Ade Afrida

Pandangan yang menyatakan bahwa penolakan kepemimpinan wanita sebagai upaya mendeskreditkan (penyudutan) wanita telah berangkat dari perspektif gender. Yakni satu pandangan yang didasari oleh ide persamaan hak antara pria dan wanita dalam segala bidang termasuk politik terutama tentang kepresidenan wanita. Pandangan ini telah meniadakan peran agama (Islam) sebagai aturan dalam kehidupan termasuk dalam memandang persoalan. Dan pandangan ini lebih tepat disebut dengan pandangan sekuler (pandangan yang memisahkan antara agama dengan kehidupan). Sehingga wajar apabila keberadaan agama yang mengatur tentang kepemimpinan wanita dikatakan menyudutkan wanita. Namun bagaimanakah sikap kita sebagai seorang muslim memandang persoalan ini ? Kacamata apakah yang akan digunakan, sekulerkah atau Islamkah ? Baca entri selengkapnya »