Prilaku Pertahanan (Coping Behaviour) pada Stress dan Penyakit

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan,  “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 155-157) 

,

Sekilas tentang stress Stress berasal dari bahasa latin strictus dan bahasa perancis etrace. Kedua kata ini lalu sering digunakan untuk menyebut stimulus dan respon. Dalan penelitiannya, Canon mengungkapkan bahwa stress terjadi ketika organisme merasakan adanya suatu ancaman, maka secara cepat tubuh akan terangsang dan termotivasi, baik untuk menghadapi ataupun melarikan diri darinya.  

Penyebab munculnya stressAthar (1995) memaparkan bahwa secara garis besar, hal yang menimbulkan stress adalah sebagai berikut:

Ø      Ketakutan akan sesuatu yang tidak diketahui Ø      Merasa kekurangan sesuatuØ      Madesu (atau tidak bisa memprediksikan masa depan yang cerah)

Ø      Konflik antara pikiran, kegiaran dan kegagalan menerima realitas 

Stress dan penyakit Para ahli kesehatan bersepakat bahwa stress kait sangat berpengaruh pada gangguan kesehatan. Hal ini sudah tampak pada gejala awal seeorang yang tertimpa strees, dimana ia mulai merasa sensitif, sulit tidur dan mudah penat. Athar (1995) Stress penyebab penyakit radang dinding lambung, hipertensi, serangan jantung, depresi, impotensi, prigiditas dll (p.13) juga goncangan kejiwaan, seperti mudah marah 

Strategi dalam menghadapi stressSantrock  (2002: 621) menawarkan satu kompisisi untuk bisa mengatasi stress yang disebutnya Multiple strategies for coping, dengan komponen sebagai berikut

a.   Menghadapi masalah yang menimbulkan stress Lahey (2002) memaparkan bahwa strategi sederhana dalam menghadapi stress adalah1.      Memindahkan masalah dengan memindahkan sumbernya. Sebagai contoh bila kita stress dalam menghadapi ujian, maka umumnya hal ini disebabkan karena tidak adanya kesiapan dan kepercayaan dalam menghadapinya. Untuk menghindari stress, maka hendaknya individu mampu mempersiapkan diri dan menanamkan kepercayaan tinggi dengan belajar.  

2. Mengubah pola pikir terhadap masalah. Sesungguhnya semua yang kita pikirkan akan mampu membentuk prilaku.Pada dasarnya, seseorang menjadi stress karena hasil bentukan pikirannya dalam memandang suatu masalah. Kenaikan bbm tentu akan menyebabkannya stress, namun dengan mengubah pola pandangnya akan kenaikan bbm, bisa jadi stressnya akan mereda.  

3.Mengatasi dan mengatur dampak stress seminimal mungkin, di saat sumber masalah tidak dapat dipindahkan. Di saat seseorang stress karena kehilangan seseorang yang disayanginya, hendaknya bisa mencari cara seefisen mungkin yang bisa membuatnya mampu beradaptasi dengan keadaan barunya.

Lahey pun memaparkan bahwa terkadang individu menghadapi stress dengan cara yang tidak efektif, seperti menghindar, terlalu agresi dan menggunakan mekanisme pertahanan diri. 

b. Menggunakan monolog (self-talk) positif 

 · Optimis& positive thinking · Membentuk pola pikir · Menilai diri sendiri dengan positif · Menggambarkan diri sendiri dengan positif 

c.       Mencari dukungan sosial

· Teman untuk berbagi cerita dan membantu mengatasi masalah · Mencari informasi yang turut membantu  meredakan stress · Mencari dukungan emosional 

 d.      Prilaku terus terang ·  Tentukan waktu untuk diskusi · Pikirkan akibatnya ·  Ungkapkan perasaanmu · Buatlah keinginanmu!  e.   AgamaWilliam Jones, ahli jiwa amerika mengatakan, ‘tidak ragu lagi, terapi terbaik bagi keresahan dan kecemasan yaitu keimanan kepada TuhanBrill, psikoanalisa mengungkapkan, ‘individu yang benar-benar  religius tidak akan pernah menderita penyakit jiwa’Najaty (2001) mengungkapkan bahwa  shalat memiliki pengaruh yang besar dan efektif dalam terapi individu atas kegelisahan dan kecemasannya. Di saat individu melakukan shalat di hadapan Tuhannya dengan penuh kekhusu’an dan memusatkan seluruh konsentrasinya dengan menyingkirkan semua kesibukan duniawi dan problematikanya, maka pada saat itulah ia akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman yang kesemua itu akhirnya menjada pereda atas kecemasan dan ketegangan syaraf yang ditimbulkan oleh tekanan kehidupan dan segala problematikanyaIzuddin (2003) mengungkapkan bahwa keimanan kepada hal yang ghaib dan prilaku baik akan membentuk imunitas jiwa dan juga kekuatan untuk bisa menghadapi kesulitan hidup, tanpa harus merasa lemah, malas ataupun putus asa.Diriwayatkan dari Hudzaifah bahwasannya bila rasulullah ditimpa suatu masalah yang membuatnya merasa takut, maka ia (mengatasinya dengan) shalat. (HR. Ahmad).  f.  Practice relaxation ·  Stress management · Meditasi fisik · Meditati spiritual ·   Pengobatan fisik 

Hidup sehat untuk menghindari stress        

  • Learning Relax. Belajar relaksasi yakni menggunakan waktu secara proposional. Mengetahui kapan harus bekerja keras dan kapan harus beristirahat. Dalam Islam, shalat merupakan salah stau bentuk relaksasi. Renungkanlah rentang waktu antara satu shalat dengan lainnya, dan akan didapati bagaimana shalat telah diformat sedemikian rupa untuk menjadi media relaksasi.
  • Olahraga secara teratur        
  • Mengkonsumsi makanan yang bernutrisi
  • Tidak merokok
  • Memenuhi kebutuhan seksual dengan proposional Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan untuk melakukan hubungan seksual. Islam sangat memahami kebutuhan ini dan karenanya ia menentang kerabihan, namun juga menentang pergaulan bebas. Islam memberikan alternatif tengah yakni pernikahan.   

Prilaku untuk menghindari stress

Izuddin (2003) mengungkapkan, bahwa hal yang bisa mengarahkan individu pada hidup sehat fisik dan psikis adalah sebagai berikut:Þ    Mengisi kekosongan dengan pekerjaan dan perbuatan yang bermanfaat serta menjauhi kesendirian atau keterasingan. Þ    Berolah raga dan berjalan-jalan di tempat yang luas, seperti pantai, hutan, pegunungan dan berjalan-jalan dengan pandangan terbukaÞ    Melakukan relaksasi, baik dengan mandi, tidur atau rehat,  dengan teratur.Þ    Bekerja dengan kegiatan yang sesuai dengan realitas hidup hingga mampu mengalihkan pikiran dari sesuatu yang aneh 

Athar (1995) memaparkan bahwa Disaat Rasulullah mengalami suatu tekanan, beliau mengucapkan §  Kafâ billahi syahîda § Inna LillahIzuddin (2003) mengungkapkan bahwa penyakit pun tidak selamanya berupa ketidak seimbangan fisik dan psikis yang disebabkan oleh hal-hal materi. Islam mengajarkan manusia akan keyakinan akan hal gaib dan bahwa syetan mampu mengendalikan manusia dengan cara yang belum bisa diterima oleh nalar manusia. Syetan tidak secara langsung mengendalikan manusia, namun ia hanya memberikan stimulus negatif yang kemudian mempengaruhi individu untuk melakukan suatu perbuatan tertentu. Untuk menghindarinya, Rasulullah telah memberikan beberapa hal yang bisa menjauhkan pengaruh syetan atas diri manusia, yakni Mengingat Allah ketika hendak masuk dan keluar  rumah, hendak makan dan hendak tidur dan hendak masuk masjid  Diriwayatkan dari Abu Malik al-Asy’ary bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda, “bila seseorang hendak masuk ke dalam rumahnya, maka ucapkanlah, ‘Ya Allah, aku memohon padamu sebaik-baiknya tempat yang ku masuki dan sebaik-baiknya tempat untuk keluar. Dengan nama Allah, aku masuk dan dengan Allah kami keluar. Kepada Allah lah kami bertawakkal’ lalu setelahnya ia hendaknya memberikan salam kepada keluarganya” (HR. Abu Daud). Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda, ‘Jika seorang lelaki masuk ke rumahnya dan menyebut nama Allah ketika ia masuk dan ketika ia makan, maka syetan akan berkata kepada jenisnya, ‘tidak ada tempat menginap untukmu dan tidak juga makan malam’. Jika seseorang masuk dengan tidak menyebut nama Allah dan juga ketika ia makan, maka syetan akan berkata kepada jenisnya, ‘kamu tahu tempatmu dan makan malammu’. (HR. Muslim) Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda, “bilsa seseorang hendak keluar dari rumahnya, maka hendaknya ia mengucapkan, ‘dengan nama Allah. Aku bertawakkal kepada Allah. Tida daya dan kekuatan kecuali dari Allah’  maka pada saat itu ia telah mendapatkan hidayah, kecukupan dan pengamanan dalam dirinya hingga syetan pun tidak bisa mendekatinya. Syetan lainpun akan berkata, ‘bagaimana kau bisa mendekati lelaki itu, sedang ia telah mendapatkan hidayah, ketercukupan dan juga pengamanan dirinya?’” (HR. Abu Daud) Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash bahwa setiap kali Rasulullah masuk ke dalam masjid, beliau selalu berdoa, “aku berlindung kepada Allah dengan keagungan dan kekuasaan-Nya dari syetan yang terkutuk ” Lalu rasulullah berkata, ‘demikianlah’ Lalu kukatakan ‘iya?’ Lalu rasulullah berkata, “bila seseorang mengatakan doa tersebut, maka syetan akan berkata, ‘ia terjaga dariku selama seharian penuh’”(HR Abu Daud) o       Membaca ayat kursi sebelum tidur Diriwayatkan dari Abu Hurairah seorang lelaki berkata padanya ‘aku akan mengajarkanmu kalimat yang akan bermanfaat bagimu! bila kau hendak berbaring di tempat tidurmu, maka bacalah ayat kursi. Maka Allah akan menjagamu dan syetan tidak akan mampu mendekatimu hingga pagi menjelang. Kalimat tersebut adalah sebaik-baiknya benteng kebaikan’  Rasulullah s.a.w. berkata, ‘ia telah mengatakan hal yang jujur padamu padahal ia adalah seorang pembohong.. apakah kau mengetahui siapa sebenarnya orang yang telah berbicara padamu tiga hari belakangan ini?’ Abu Hurairah berkata, ‘tidak’ Rasulullah lalu berkata, ‘ia adalah syetan’  (HR. Bukhari).o       Membaca surah al-ikhlas dan surah muawwidzatain (surah al-Falaq dan an-Nâs) sebelum tidur ataupun ketika merasa sakit Diriwayatkan dari Aisyah r.a. bahwa setiap kali Rasulullah hendak berbaring ke tempat tidurnya di malam hari, beliau merapatkan kedua telapak tangannya dan lalu membisikkan bacaan surah al-Ikhlas, surah al-falaq dan surah an-Nâs. Lalu dengan kedua telapak tangannya tersebut, beliau mengusap seluruh badannya sebisa mungkin, yang di mulai dari kepalanya, wajahnya dan seluruh tubuhnya sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari). Diriwayatkan dari Abdullah bin Khabîb, ia berkata, ‘di malam yang gelap dan hujan, kami mencari Rasulullah untuk berdoa untuk kami. aku menemukannya dan beliau lalu berkata, , ‘ucapkanlah!’  dan aku tidak mengucapkan apapun. Lalu beliau kembali berkata ‘ucapkanlah!’ dan aku tidak mengucapkan apapun. lalu beliau kembali berkata, ‘ucapkanlah!’ aku pun berkata, “apa yang harus kuucapkan? beliau lalu berkata, “ucapkanlah surah al-Ikhlas dan surah muawwidzatain (surah al-Falaq dan an-Nâs) pada sore dan pagi hari tiga kali, maka kau telah tercukupi dari segala hal” (HR. Tirmidzi). Diriwayatkan dari Aisyah r.a. bahwa di saat Rasullullah merasa sakit pada tubuhnya, beliau akan membacakan pada dirinya surah mu’awwidzatain  (Surah al-Falaq dan surah an-Nâs) dan meniupinya (letak rasa sakitnya). Namun di saat rasa sakitnya mulai menyengat, maka akulah yang membacakannya dan kuusapkan tangannya (kepada letak rasa sakitnya tersebut) dengan harapan mendapatkan berkah bacaan tersebut. (HR. Bukhari)  o       Mengucapkan La Ilâha illallah wahdahu lâ syârikalah. Lahul Mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai`in qâdir- setiap harinya sebanyak 100 kali Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda, “Barang siapa yang mengucapkan La Ilâha illallah wahdahu lâ syârikalah. Lahul Mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai`in qâdir- Tida Tuhan selain Allah. Tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu,  setiap harinya sebanyak 100 kali maka ia seperti membebaskan sepuluh budak. Dituliskanlah untuknya seratus kebaikan. Dihapuskan darinya seratus keburukannya. Dia akan memiliki pengaman dari syetan selama sehari itu hingga datang waktu sore. Tidak ada pekerjaan lain yang lebih banyak nilainya daripada ini, kecuali bila ia mengucapkannya lebih banyak lagi”(HR. Bukhari). Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasulullah s.a.w.  bersabda, “bila datang waktu malam atau sore, maka jagalah anak-anakmu. Sesungguhnya pada saat itu syetan sedang menyebar. Bila datang malam hari, maka kuncilah pintu dan sebutlah nama Allah. Sesungguhnya syetan tidak akan membuka pintu yang terkunci. Tutuplah bejana-bejana kalian dan sebutlah nama Allah. Tutuplah tempat makanan kalian dengan mengingat nama Allah, walau masih tampak terlihat isinya.  Matikanlah lampu-lampu kalian  (HR. Bukhari).Dalam hadits di atas tampak beberapa ajaran yang hendaknya bisa dilaksanakan, seperti melarang anak untuk bermain bila malam sudah menjelang, menutup pintu, menutup bejana dan tempat-tempat terbuka, mengingat Allah dan mematikan lampu sebelum tidur  Reference: Athar, Syahid. et.al. (1995) Bagaimana Jika stress menyerang. Solo: Ramadhani.Khalid, Amr. (2003). Akhlâqul mu’min.  Kairo: Sindbad Lahey, Benjamin. (2002). Essential of Psychology. 1st edition. North America: McGraw-HillSantrock, John W. (2002). Psychology, 7th ed. North America: McGraw-Hill.Taylor, Shelley E. (1999). Health Psychology. 4th  edition. North America: McGraw-Hill.Thalib, M. (1997). 30 Petunjuk Islam mengatasi stress. Bandung: Gema Risalah Press.Izuddin, Muhammad (2003) at-ta’shil al-islami lidirasat an-nafsiyyah; al-bahtas fi nafs al-insaniyyah wa al-mandzur al-islamy. Kairo: DarussalamNajaty, Muhammad Utsman (2001). Al-Qur`an wa ilm nafs. Kairo: Dar Syuruq  Dibuat seringkas mungkin untuk membuka forum diskusi lebih banyak. 

Iklan

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di analisis. Tandai permalink.

10 Balasan ke Prilaku Pertahanan (Coping Behaviour) pada Stress dan Penyakit

  1. orido berkata:

    wah…
    pembahasan yg cukup komprehensif..
    makasih yah bubat ilmu nya…

  2. Dimas berkata:

    Mau info-infonya yang berhubungan sama stress dong..?! Terimakasih..

  3. kerend berkata:

    sungguh….
    pembahasan yang cukup menarik.. memberi solusi alternatif utk mengatasi situasi stressfull.

  4. dwi berkata:

    terima kasih mbak…
    sungguh saat ini saya sepertinya mengalami stress akut…

  5. fahdamjad berkata:

    Ibu menuliskan bahwa “psikoanalisa mengungkapkan, ‘individu yang benar-benar religius tidak akan pernah menderita penyakit jiwa’”. ada satu permasalahan yang perlu saya sampaikan, kenapa biangnya psikoanalisa, Freud malah mengatakan sebaliknya bahwa, “orang yang beragama adalah orang yang sakit jiwa” ( Essai of Philosophy, 1965).?

    selanjutnya, bagi sebagian orang merokok adalah satu relaxasi, tapi mengapa ibu malah menganjurkan untuk tidak merokok.. buat ninggalin rokok aja sudah stress.. apalagi ndak ngrokok.

    yang saya pernah pelajari, stress diakibatkan oleh Id, ego, dan superego yang tidak selaras sehingga menghasilkan ‘Ambivalience psikis’. salah satu sifat paling primitif manusia adalah Libido yang terdapat pada ID, jika ini tidak terslurkan atau mungkin terslurkan tapi dengan jalan yang bertentangan dengan superego maka akan stress..
    bila manusia dalam kondisi tersebut dianjurkan untuk menikah, bagi yang belum mampu maka dianjurkan puasa, nah sejauh mana puasa bisa menghidarkan diri dari stresss?!
    tolong dijawab dan jangan diabaikan pertanyaan saya sperti Bu Rihlah yang tak pernah jawab pertanyaan saya..
    TERIMAKASSIH

  6. romi anshor berkata:

    siiip lumayan akademis…. saya suka isinya. kunjungi blog saya di http://www.romi-anshor.blogspot.com. insyaallah isinya banyak seputar psikologis

  7. mudah2an banyak orang yang memmbacanya,,,,,,,dan rahmat dan keselamatan bagi yang menulisnya……sebarkan pada saudara saudara kita untuk membentengi diri dari fatamorgana dunia…..trima kasih…

  8. bibu berkata:

    izin link ke facebook saya Bu… terimakasih…

  9. ran-desu berkata:

    >> saya gak tau jawabannya secara pasti, tapi yang pasti,, bukannya freud memandang manusia dengan pandangan negatif? jadi semua manusia itu asalnya memang sudah berpenyakit. dan tidak ada iondividu yang sehat dalam kamusnya freud..

    >> sebenarnya kalo masalah rokok, setau saya, kandungan dalam rokok memang ada yang mampu membuat relax,, tapi kenapa malah dianjurkan untuk tidak mengonsumsi? karena keburukannya lebih banyak daripada kebaikan yang dimilikinya. untuk dapat relax, ada banyak cara tidak hanya dengan rokok.. adapun penyebab menghirup rokok, bisa menyebabkan hipertensi, dan gangguan kehamilan, danlain-lain.. (di iklan rokok ada) sekarang, mau pilih yang mana?

    kalo masalah ninggalin rokok udah stress apalagi gak ngerokok, sebanarya tergantung dari mental si perokok.. stress itu kan sebenarnya sebuah perasaan ya? dan masih bisa kita atur ko. kalo terus berusaha meyakinkan diri bahwa rokok itu jahat buat tubuh, dan jalan terbaik adalah meninggalkannya, maka keyakinan itu yang ngebuat otak gak stress kalo ditinggalin rokok..
    orang yang gak ada keyakinan kayak gini bakal ngerasa stress kalo tiba-tiba disuruh ninggalin rokok, soalnya dirinya sendiri juga belum ada ‘sreg’ buat ngelakuin itu, makanya dya merasa ditekan dan dipaksa, dan inilah yang bikin stress..

    >> sejauh mana puasa bisa menghindari diri dari stress? sebanarnya kembali lagi kepada individunya,, seberapa yakin dia meyakini bahwa puasa bisa menghindari dirinya dari stress itu sendiri..

    coba kita bandingkan,,
    orang yang hanya puasa minum-makan (niatnya gak jelas buat syapa, masih tetap melakukan hal-hal yang seharusnya bukan haknya, masih memikirkan hal-hal yang tidak2, dan puasanya tidak diisi dengan hal2 yg bermanfaat),, kalo ini sih, gak jamin deh, puasanya bakal mampu menghindari dirinya dari hal-hal seperti itu.
    puasa itu, ibadah yang langsung dinilai sama allah, karena tidak terlihat secara fisik kayak sholat, dzakat, haji, dll..
    jadi…. hanya allah dan individu itu yang benar-benar mengetahuinya..
    (maav,, harus dipotong mpe sini, mungkin lain kali dilanjutin,, dah mau pergi)

    wallahu’alam..
    jawaban individu yg masi harus banyak belajar
    syukron

  10. indah amir berkata:

    ijin link ke fb saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s