Politik Islam ala PLS

Sistem Politik Islam

  1. Pengertian Politik Islam

   Dalam bahasa arab istilah politik merupakan terjemahan dari siyasah. Politik islam terdiri dari dua aspek. Yaitu politik dan islam.politik berarti suatu cara bagaimana penguasa mempengaruhi prilaku kelompok yang dikuasai agar sesuai dengan keinginan penguasa. Sedangkan islam berarti penataan dan islam sebagai din merupakan organisasi penataan menurut ajaran Allah,yaitu Al-Qur’an dan menurut sunnah rasulnya.

   Politik islam dapat diartikan sebagai suatu cara untuk mempengaruhi anggota masyarakat,agar berprilaku sesuai dengan ajaran Allah menurut sunnah rasulnya.

   Dalam konsep islam,kekuasaan tertinggi adalah Allah SWT. Ekspresi kekuasaan dan kehendak Allah tertuang dalam Al-Qur’an menurut sunah rasul. Penguasa tidak memiliki kekuasaan mutlak,ia hanya wakil (khalifah) Allah di muka bumi yang berfungsi untuk menegakkan ajaran Allah dalam kehidupan nyata. 

  1. Prinsip-Prinsip Dasar Politik Islam

Prinsip dasar politik islam dapat dielaborasi sbb:

  •  
    • Kekuasaan adalah amanah dari Allah
    • Penguasa yang memahami persoalan
    • Penguasa yang adil
    • Tidak ada pemisah antara politik dan agama

      Dalam islam agama dan Negara mempunyai pertalian yang erat. Hal ini didukung kenyataan yang ada dalam sejarah selam masa Rasulullah SAW dan masa khulafa al-rasyidin dalam periode negara madinah. 

      Prinsip dasar siyasah dalam islam meliputi,musyawarah,pembahasan bersama,tujuan bersama yakni untuk mencapai suatu keputusan,keputusan itu merupakan penyelaraian dari suatu masalah yang di hadapi bersama,keadilan,persamaan,kemerdekaan atau kebebasan,serta perlindungan jiwa raga dan harta masyarakat.

  1. Prinsip Politik Luar Negeri dalam Islam
  •  
    • Saling menghormati fakta dan traktat
    • Kehormatan integrasi nasional
    • Keadilan universal
    • Menjaga kenetralan negara lain
    • Larangan terhadap ekploitasi imperialis

   Selain beberapa hal yang disebutkan diatas,prinsip politik luar negeri menurut islam dapat dikemukakan dalam sebuah asumsi bahwa manusia diciptakan Allah dalamberbagai bangsa,suku bangsa atau yang sejenisnya dengan tujuan,agar manusia saling mengenal satu dengan yang lainnya.

  1. Konstribusi Umat Islam dalam Perpolitikan Nasional

   Sejarah perpolitikan nasional menampilkan aktor-aktor penting yang nota bene beragama islam. Sejak pasca Indonesia merdeka,yang gigih mempertahankan tanah air Indonesia adalah umat islam. Pasca Indonesia merdeka,ormas-ormas islam tetap menjadi social-political control terhadap berbagai kebijakan negara. Dalam era reformasi,partai islam dan partai berbasiskan massa islam menampakkan sikap yang tidak rukun,sering terjadi konflik antara satu partai dengan partai lainnya,bahkan juga itu menunjukkan bahwa kontribusi umat islam terhadap sistem perpolitikan nasional yang mengarah pada terbrntuknya bangsa Indonesia yang adil,makmur,dan sejahtera,belum nyata.

Iklan

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di PAI I. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s