Wanita dalam Islam – Olahraga

DI SUSUN OLEH

MUHAMMAD HERU R, DIAN R, TANTRI P, WISUDARSIH, PENJAS

Dewasa ini, kondisi wanita sudah jauh dari memenuhi criteria sebagai seorang muslimah walaupun di tiap-tiap Negara Islam dan Arab, kita masih menemukan wanita yang salehah, mukminah, suci, suka bertaubat, dan rajin beribadah. Itu terjadi karena sebagian dari mereka berorientasi dengan dua aliran keliru yang satu sama lainnya bertentangan. Pertama,aliran yang cenderung mengekang dan menutup jalan para wanita; yang kedua, Aliran yang membuka jalan lebar-lebarnya dan melepaskan tali kekang mereka sehingga sebagian besar dari mereka berbuat sesuka hati dan di sisi lain, banyak yang ingin di sebut modern, atau tidak ketinggalan zaman. Kedua aliran ini sama-sama salah dan tidak mencerminkan akhlak islam, dimana yang satu terlalu mengekang dan yang satu lain terlalu memberikan kebebasan.
 Di dalam islam, wanita merupakan masalah utama dan kedudukannya sangat di muliakan. Islam telah menghargai kewanitaan wanita dan Islam menganggap wanita sebagai unsur penyempurna bagi kaum laki-laki, sebagaimana laki-laki juga penyempurna bagi wanita. Maka bukanlah antara satu sama lain dari mereka itu sebagai musuh, bukan pula sebagai saingan, akan ketapi wanita sebagai penolong bagi kaum laki-laki untuk menyempurnaan kepribadian dan jenisnya, dan sebaliknya.Islam datang, sementara kebanyakan manusia mengingkari kemanusiaan wanita dan sebagian yang lain meragukannya. Ada pula yang mengakui akan kemanusiaannya, tetapi mereka menganggap wanita itu sebagai makhluk yang diciptakan semata-mata untuk melayani kaum laki-laki.Islam menghargai wanita sebagai manusia yang terhormat. Sebagaimana kaum laki-laki, wanita juga mempunyai hak-hak kemanusiaan, karena keduanya berasal dari satu pohon dan keduanya merupakan dua bersaudara yang dilahirkan oleh satu ayah (bapak) yaitu Adam, dan satu ibu yaitu Hawwa.

Hikmah Allah telah menetapkan, di mana pembentukan fisik dan kejiwaan wanita itu memiliki unsur yang menarik kaum laki-laki dan memiliki daya tarik tersendiri. Allah SWT telah membekali pada masing-masing dari laki-laki dan wanita syahwat dan keinginan yang kuat secara fithrah yang membuat saling tertarik dan bertemu, hingga kehidupan ini terus berjalan dan jenis manusia dapat terpelihara.

Berdasarkan pandangan kita terhadap fithrah wanita dan kewajiban yang harus dilakukan dalam hubungannya dengan kaum laki-laki, maka Islam memperlakukan wanita secara terhormat baik dalam aturannya, arahan-arahannya dan hukum-hukumnya.Sesungguhnya Islam telah memelihara kewanitaan wanita secara fithrah dan mengakui keberadaannya (eksistensinya). Maka Islam tidak merendahkannya dan tidak menghinanya, akan tetapi Islam berusaha untuk menentang dan menolak segala usaha yang menghina dan merendahkan harkat wanita dan memeliharanya dari serigala-serigala manusia yang siap menyergap kaum hawwa untuk dinikmati dagingnya dan dibuang tulangnya.Di sini dapat kita simpulkan bagaimana sikap Islam terhadap kewanitaan wanita sebagai berikut:

  1. Islam telah memelihara kewanitaannya, sehingga tetap menjadi sumber kasih sayang, kelembutan dan kecantikan. Oleh karena itu Islam menghalalkan baginya sesuatu yang diharamkan bagi laki-laki yang itu sesuai dengan tabiat kewanitaannya dan fungsinya. Seperti memakai emas, sutera murni, berdasarkan hadits Rasulullah:

“Sesungguhrya keduanya ini (emas dan sutera) telah diharamkan bagi laki-laki dari ummatku, dihalalkan bagi wanitanya.” (HR. Ibnu Majah)Sebagaimana juga diharamkan bagi kaum wanita segala sesuatu yang menghilangkan simbul kewanitaannya, seperti menyerupai laki-laki dalam berpakaian, gerakan, perilaku, dan lainnya. Maka Islam melarang wanita memakai pakaian laki-laki, sebagaimana melarang laki-laki memakai pakaian wanita, dan Allah melaknati para wanita yang menyerupai laki-laki, sebagaimana melaknati laki-laki yang menyerupai wanita. Rasulullah SAW bersabda:”Tiga orang tidak akan masuk surga dan tidak diperhatikan oleh Allah pada hari kiamat nanti: Orang yang durhaka terhadap kedua orang tuannya, Wanita yang mirip dengan Iaki-laki dan dayyuts (suarni yang membiarkan orang lain memasuki rumah isterinya).” (HR. Ahmad)

  1. Islam senantiasa memelihara kewanitaan wanita dan memelihara mereka dari kelemahannya. Sehingga mereka selamanya di bawah lindungan laki-laki, ditanggung nafkahnya, tercukupi kebutuhannya, ia berada di bawah asuhan ayahnya atau suaminya atau anak-anaknya dan saudaranya. Wajib bagi mereka (laki-laki) untuk menafkahinya sesuai dengan syari’at Islam, sehingga wanita tidak sampai memaksakan dirinya untuk ikut tenggelam dalam lautan kehidupan dan bertarung dengan kehidupan itu, bercampur dengan kaum laki-laki.
  2. Islam memelihara akhlaq dan perasaan malunya serta berusaha untuk memelihara popularitas dan kemuliaannya serta menjaga kebersihannya dari kekhawatiran-kekhawatiran buruk dan suara-suara sumbang.

Untuk itu Islam mewajibkan bagi wanita untuk:Pertama. Memelihara pandangan matanya dan memelihara kesuciannya, sebagaimana firman Allah SWT,”Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya…'” (An Nur: 31)Kedua. Menutup aurat dan perhiasannya dengan baik, tidak berpakaian terlalu sempit dan menyolok. Allah SWT berfirman,”Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutupkan kain jilbabnya ke dadanya.” (An Nur: 31)Dalam ayat ini kata-kata, “maa zhahara minhaa” diartikan celak mata, cincin, muka dan kedua telapak tangan. Ada yang menambah “dua telapak kaki.”Ketiga. Hendaknya jangan menampakkan perhiasannya yang tersamar, seperti rambut, leher, kedua lengan dan kedua betis kecuali kepada suaminya atau muhrimnya. Allah SWT berfirman,”Dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. . .” (An-Nur: 31)Keempat. Hendaklah sopan dalam berjalan dan berbicara, Allah berfirman,”Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan … ” (An-Nur: 31)”Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al Ahzab: 32)Dengan demikian bukan berarti dilarang berbicara dan suara itu sendiri bukanlah ‘aurat. Tetapi ia diperintahkan untuk berbicara dengan baik.Kelima. Hendaklah ia menjauhi segala sesuatu yang menarik perhatian laki-laki dari dirinya seperti berdandan (tabarruj) dengan dandanan ala jahiliyah. Karena ini bukanlah akhlaq seorang wanita yang bersih. Rasulullah SAW bersabda:”Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian, kemudian keluar dari rumahnya agar dicium baunya oleh orang maka ia berzina.” (HR. Abu Dawud)Maksudnya seakan ia berbuat zina, meskipun ia tidak berbuat demikian, maka wajib atas wanita menjauhi perilaku seperti itu.Keenam. Wanita dilarang berduaan dengan laki-laki lain yang bukan suaminya dan bukan muhrimnya, hal itu untuk memelihara dirinya dan diri orang lain dari bisikan-bisikan dosa dan memelihara dirinya dari omongan-omongan bohong. Nabi SAW bersabda:”Janganlah sekali-kali seseorang itu bersepi-sepi dengan seorang wanita kecuali dengan muhrimnya” (HR. Muttafaqun ‘Alaih)Ketujuh. Jangan berikhtilath dengan kaum laki-laki lain kecuali karena kebutuhan yang terpaksa dan kemaslahatan yang dibenarkan dan dilakukan dengan seperlunya, seperti shalat di masjid, menuntut ilmu, berta’awun untuk kebaikan dan ketaqwaan, yang tidak terlarang bagi wanita itu untuk ikut serta dalam memberi pelayanan kepada masyarakat, tetapi jangan lupa batas-batas syari’at dalam bertemu dengan laki-laki.Sesungguhnya Islam dengan hukam-hukum ini berusaha memelihara kewanitaan wanita dari taring orang-orang yang siap menerkam di satu sisi, dan memelihara perasaan malunya dan kesuciannya dengan menjauhi faktor-faktor yang menyelewengkan dan menyesatkan di sisi lainnya. Serta menjaga kehormatannya dari mulut orang-orang yang membuat kepalsuan. Dengan ini semuanya Islam telah memelihara jiwa dan perasaannya dari keresahan dan rekanan, serta goncangan-goncangan jiwa sebagai akibat dari khayalan yang berlebihan dan kesibukan hati serta terusiknya perasaan di tengah-tengah pengaruh-pengaruh yang menggiurkan.Islam dengan hukum dan syari’atnya juga memelihara kaum laki-laki dari faktor-faktor yang menyesatkan dan memusingkan, juga memelihara masyarakat seluruhnya dari faktor-faktor kehancuran dan dekadensi moral.Aurat PerempuanDari uraian terdahulu, kita tahu bahwa semua bagian tubuh yang tidak boleh dinampakkan, adalah aurat. Oleh karena itu dia harus menutupinya dan haram dibuka.Aurat perempuan dalam hubungannya dengan laki-laki lain atau perempuan yang tidak seagama, yaitu seluruh badannya, kecuali muka dan dua tapak tangan. Demikian menurut pendapat yang kami anggap lebih kuat. Karena dibolehkannya membuka kedua anggota tersebut –seperti kata ar-Razi– adalah karena ada suatu kepentingan untuk bekerja, mengambil dan memberi. Oleh karena itu orang perempuan diperintah untuk menutupi anggota yang tidak harus dibuka dan diberi rukhsah untuk membuka anggota yang biasa terbuka dan mengharuskan dibuka, justru syariat Islam adalah suatu syariat yang toleran.Sedang aurat orang perempuan dalam hubungannya dengan duabelas orang seperti yang disebut dalam ayat an-Nur itu, terbatas pada perhiasan (zinah) yang tidak tersembunyi, yaitu telinga, leher, rambut, dada, tangan dan betis. Menampakkan anggota-anggota ini kepada duabelas orang tersebut diperkenankan oleh Islam. Selain itu misalnya punggung, kemaluan dan paha tidak boleh diperlihatkan baik kepada perempuan atau laki-laki kecuali terhadap suami.Justru itu Allah memerintahkan kepada perempuan-perempuan mu’minah hendaknya mereka itu memakai jilbab ketika keluar rumah, supaya berbeda dengan perempuan-perempuan kafir dan perempuan-perempuan lacur. Untuk itu pula Allah perintahkan kepada Nabi-Nya supaya menyampaikan pengumuman Allah ini kepada ummatnya; yang berbunyi sebagai berikut:“Hai Nabi! Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min semua hendaklah mereka menghulurkan jilbab-jilbab mereka atas (muka-muka) mereka. Yang demikian itu lebih mendekati mereka untuk dikenal supaya mereka tidak diganggu.” (al-Ahzab: 59)Jilbab, yaitu pakaian yang lebarnya semacam baju kurung untuk dipakai perempuan guna menutupi badannya.Jadi jelasnya, bahwa ayat tersebut memberikan illah (alasan) perintahnya itu karena kawatir perempuan-perempuan muslimah itu diganggu oleh orang-orang fasik dan menjadi perhatian orang-orang yang suka iseng. Bukan ketakutan yang timbul dari perempuan itu sendiri atau karena tidak percaya kepada mereka, sebagaimana anggapan sementara orang, sebab perempuan yang suka menampakkan perhiasannya, yang berjalan dengan penuh bergaya (in action) dan bicaranya dibuat-buat, sering membuat perhatian orang laki-laki dan membikin sasaran orang-orang yang suka iseng.Ini cocok dengan firman Allah yang mengatakan:”Janganlah perempuan-perempuan itu berlaku lemah dengan perkataannya, sebab akan menaruh harapan orang yang dalam hatinya ada penyakit.” (al-Ahzab: 32)Islam memperkeras persoalan menutup aurat dan menjaga perempuan muslimah. Hanya sedikit sekali perempuan diberinya rukhsah (keringanan), misalnya perempuan-perempuan yang sudah tua.Firman Allah:”Dan perempuan-perempuan yang sudah putus haidhnya dan tidak ada harapan untuk kawin lagi, maka tidak berdosa baginya untuk melepas pakaiannya, asalkan tidak menampak-nampakkan perhiasannya. Tetapi kalau mereka menjaga diri akan lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (an-Nur: 60)Yang dimaksud al-qawa’id (perempuan-perempuan yang duduk), yaitu perempuan-perempuan yang sudah tidak haidh dan tidak beranak lagi karena sudah tua. Justru itu mereka sudah tidak ada keinginan untuk kawin dan sudah tidak suka kepada laki-laki, begitu juga laki-laki itu sendiri sudah tidak suka kepada mereka.Untuk mereka ini, Allah memberikan kelonggaran dan tidak menganggap suatu perbuatan dosa, jika mereka itu menanggalkan sebagian pakaian luar yang biasa tampak, seperti baju kurung, kebaya, kudung dan sebagainya.BEBERAPA KEISTIMEWAAN WANITABerikut adalah beberapa keistimewaan Wanita menurut Islam.1.         Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang
soleh.
2.         Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah SWT dan orang yang takutkan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya3.         Surga itu dibawah telapak kaki ibu.4.          Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan,
memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari
pintu syurga mana saja yang dia kehendaki.
5.         Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).6.         Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia
hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadaH.
7.          Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.8.         Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan
dikira sebagai mati syahid
9.         Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh
rahmat.
10.     Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi
Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu
memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.
Pada asasnya, Islam menganggap lelaki dan wanita adalah sama. Walau bagaimanapun, ia membedakan antara wanita dan lelaki dalam beberapa sudut. Sebagian menegaskan bahwa perbedaan ini adalah diskriminasi menurut status dan tanggung jawab mereka. Agama ini bukan saja tanggung jawab kaum lelaki. Dan pahala-pahalanya bukan saja diberikan kepada kaum lelaki. Tetapi kaum wanita juga mempunyai tanggung jawab, merujuk kepada ayat Al-Qur’an. Dan juga sahabiyah-sahabiyah, isteri para sahabat juga berperan dalam agama. Kita bisa melihatnya dari kisah-kisah mereka. Banyak juga orang mempunyai konsep atau pengertian yang salah mengenai Islam. Mereka tidak mengerti Islam. Dan mereka berpikir bahwa Islam sangat mendiskreditkan, merendahkan perempuan, tidak memberikan kesempatan kepada perempuan, mengekang wanita dengan tidak membolehkan bercampur, perempuan menjadi tidak bebas, dianggap rendah, dan sebagainya. Padahal agama adalah tanggung jawab wanita dan lelaki. Kita semua bersama-sama. Kita dapat melihat ini melalui sejarah Islam, saat tersebarnya Islam. Dapat dilihat bahwa orang pertama yang masuk islam adalah perempuan. Orang pertama yang mati syahid juga perempuan. Satu lagi yang Allah mau tunjukkan adalah pertama perempuan, pertama guru hadits adalah isteri Rasulullah SAWAdapun sanad dan dalil dari ijma’ tersebut ialah ayat Al-Qur’an:”Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, …”(Q.s. An-Nuur: 31).Di dalam tafsir Al-Qurthubi Allah SWT telah melarang kepada kaum wanita agar dia tidak menampakkan perhiasannya (keindahannya), kecuali kepada orang-orang tertentu, atau perhiasan yang biasa tampak.Allah SWT telah memerintahkan bagi kaum wanita Mukmin, dalam ayat di atas, untuk menutup tempat-tempat yang biasanya terbuka di bagian dada.Wanita Dalam Bekerja.Bagaimana hukum wanita bekeria menurut syara’? Maksudnya:bekerja di luar rumah seperti laki-laki. Apakah dia boleh bekerja dan ikut andil dalam produksi, pembangunan, dan kegiatan kemasyarakatan? Ataukah dia harus terus-menerus menjadi tawanan dalam rumah, tidak boleh melakukan aktivitas apa pun? Di dalam kenyataannya banyak wanita yang berperan dalam kehidupannya,keluarga, perusahaan bahkan negaranya. Bahkan ada wanita yang menjadi pemimpin di sebuah negara. Dalam hal ini Wanita adalah manusia juga sebagaimana laki-laki. Wanita merupakan bagian dari laki-laki dan laki-laki merupakan bagian dari wanita, sebagaimana dikatakan Al-Qur’an:”… sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain…” (Ali Imran: 195}Manusia merupakan makhluk hidup yang diantara tabiatnya ialah berpikir dan bekerja (melakukan aktivitas). Jika tidak demikian, maka bukanlah dia manusia. Sesungguhnya Allah Ta’ala menjadikan manusia agar mereka beramal, bahkan Dia tidak menciptakan mereka melainkan untuk menguji siapa diantara mereka yang paling baik amalannya. Oleh karena itu, wanita diberi tugas untuk beramal sebagaimana laki-laki – dan dengan amal yang lebih baik secara khusus – untuk memperoleh pahala dari Allah Azza wa Jalla sebagaimana laki-laki. Allah SWT berfirman:“Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), ‘Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki maupun perempuan…'” (Ali Imran: 195)Siapa pun yang beramal baik, mereka akan mendapatkan pahala di akhirat dan balasan yang baik di dunia:”Barangsiapa yang mengeryakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl: 97}Hanya saja tugas wanita yang pertama dan utama yang tidak diperselisihkan lagi ialah mendidik generasi-generasi baru.Apabila kita memperbolehkan wanita bekerja, maka wajib diikat dengan beberapa syarat, yaitu1.       Hendaklah pekerjaannya itu sendiri disyariatkan. Artinya, pekerjaan itu tidak haram atau bisa mendatangkan sesuatuyang haram.2.       Memenuhi adab wanita muslimah ketika keluar rumah, dalam berpakaian, berjalan, berbicara, dan melakukan gerak-gerik.3.       Janganlah pekerjaan atau tugasnya itu mengabaikan kewajibankewajiban lain yang tidak boleh diabaikan.Hak-hak Perempuan dalam Memilih PekerjaanKalau kita kembali menelaah keterlibatan perempuan dalam pekerjaan pada masa awal Islam, maka tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa Islam membenarkan mereka aktif dalam berbagai aktivitas. Para wanita boleh bekerja dalam berbagai bidang, di dalam ataupun di luar rumahnya, baik secara mandiri atau bersama orang lain, dengan lembaga pemerintah maupun swasta, selama pekerjaan tersebut dilakukannya dalam suasana terhormat, sopan, serta selama mereka dapat memelihara agamanya, serta dapat pula menghindari dampak-dampak negatif dari pekerjaan tersebut terhadap diri dan lingkungannya.Secara singkat, dapat dikemukakan rumusan menyangkut pekerjaan perempuan yaitu bahwa “perempuan mempunyai hak untuk bekerja, selama pekerjaan tersebut membutuhkannya dan atau selama mereka membutuhkan pekerjaan tersebut”.  

Iklan

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di PAI I. Tandai permalink.

28 Balasan ke Wanita dalam Islam – Olahraga

  1. fachrurozi, 6135070385, penjas A berkata:

    pengalamaan yang saya ambil adalah saat saya berada di busway,saat itu saya telah duduk di kursi busway tersebut,namun di tengah-tengah desakan para penumpang yang begitu penuh,saya melihat seorang wanita paruh baya namun saya tak rela melihatnya terus berdesak-desakan lalu sebagai rasa hormat saya.Saya pun memberikan tumpat duduk saya agar dia bisa duduk.

  2. wisudarsih, 6135073382, penjas A berkata:

    pengalaman saya terhadap wanita ketika saya tinggal di bangka. saya menyaksikan seorang wanita berjuang hidup demi anak – anaknya dengan penghasilan sebagai tukang sayur yang tidak seberapa tetapi dengan ketabahan serta kesabaran ia berhasil menyekolahkan anak – anaknya. oleh karena itu kita harus sabar dalam hidup ini .

  3. yulinar tikasari wardah, 6135070387, penjas A berkata:

    sewaktu ada acara makan-makan keluarga dirumah nenek,lagi dimaja makan,tante datangnya telat,jadi tidak dapat kursi,lalu saat itu saya memberikan kursi yang sedang saya pakai dan saya ngambil kursi lagi.

  4. sigit mulyana , 6135072586, penjas A berkata:

    Saya sangat menghargai wanita,terutama ibu saya.beliau sangat lah sabar dalam menjalani hidupnya,terutama pada saat saya kecil hingga beranjak dewasa.terimakasih ibu ku.kau begitu sabar mengasuh ku.

  5. mohanpani hikmawan puri, 6135072584, penjas A berkata:

    saya sangat menghargai orang yang berbicara di depan tetapi saya akan lebih menghargai lagi apabila yang berbicara seorang wanita, pernah pada suatu waktu ketika seorang wanita berbicara di depan saya dipanggil oleh seseorang tapi saya pura-pura tidak dengar karena saya sangat menghargai wanita yang berbicara didepan.

    terkadang saya binggung untuk menghargai wanita karena wanita itu sendiri tidak mau untuk di hargai dan berbuat yidak sesuai untuk di hargai.trim’s.bye.

  6. Budi Sumartono,6135072587,penjas A berkata:

    ketika saya berada di sebuah kereta api yang sesak dan penuh,ada nenek-nenek yang sangat tua berada di hadapan saya,saya sangat kasihan melihat nenek-nenek itu.Saya berinisiatif mengasih tempat duduk saya kepada nenek-nenek itu.Saya sangat menghargai wanita itu

  7. arif lukman, 6135073349, penjas A berkata:

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Saya sangat menghargai wanita terutama ibu yang telah melahirkan dan membesarkan saya dari kecil hingga saya kuliah di UNJ ini. Pada suatu hari saya sedang berjalan disuatu tempat kebetulan tempat tersebut jalannya menanjak. Ditempat itu juga saya bertemu dengan seorang wanita yang sudah tua sedang berjalan membawa barang lalu wanita tersebut meminta bantuan kepada saya. Hati saya saya pun tersentuh untuk segera membantunya sesampainya di atas jalan yang menanjak tersebut wanita tersebut mengucapkan terima kasih dan mau memberi saya imbalan berupa uang. Tapi saya menolaknya karena saya ihklas menolongnya.
    Wassalamualaikum Wr.Wb.

  8. Fatin Hamamah,6135072580,penjas A berkata:

    wanita yang sangat aq hargai adalah ibu saya sendiri,saya bangga mempunyai ibu seperti beliau.Beliau membesarkan saya sampai sekarang dengan keringatnya sendiri,beliau bekerja keras demi masa depan saya.Beliau adalah orang tua tunggal selama 12 tahun.Sekarang beliau telah mendapatkan pendamping sebagai ganti ayah saya.Tapi beliau tetap saja membesarkan saya dan membiayai dengan kerja keras beliau sendiri.Jadi saya ingin menjadi apa yang beliau inginkan dan melakukan apapun yang beliau inginkan.

  9. Augy V,6135073372,penjas A berkata:

    saat saya mau memarkir motor ada ibu-ibu yang ingin memarkir motornya juga.Namun motornya malah terjatuh,dan kemudian saya spontan langsung saya membantu mengangkat motor ibu-ibu tersebut

  10. Tantri P,6135072583,penjas A berkata:

    ketika saya halte bus,saya melihat nenek-nenek mau menyeberang jalan,kemudian saya membantu nenek-nenek tersebut menyeberang jalan.

  11. M.yanwar.HABIBI 6135070389, penjas A berkata:

    assalamualaikum Wr.Wb
    menurut saya menghormati seorang wanita adalah dengan kita tidak menyakiti,meremehkan,dan merendahkan jati diri seorang wanita dengan begitupun kita sudah menghargai seorang wanita.pengalaman saya dalam menghargai seorang wanita ketika
    sedang menyebrang di jln raya saya menuntun utk menyebrang jln tersebut.

  12. Saepul Nurhayat,6135072579,penjas A berkata:

    waktu kuliah renang ada seorang teman wanita saya yang tenggelam,kebetulan saya sedang diperintahkan oleh dosen untuk jadi tim penyelamat.Saya langsung membantu teman wanita sayamerapat ke pinggir kolam renang

  13. Agung Maulana,6135073381,penjas A berkata:

    memberi duduk ibu-ibu yang sudah tua didalam kereta api yang penuh sesak,panas,bagaikan api bergejolak.

  14. Khafif Maulana,6135072578,penjas A berkata:

    Saya sangat menghormati wanita yang berkerudung saat saya di SMA.Saya punya temen dia memakai kerudung panjang warna putih.Saya sangat menghormatinya,dengan cara tidak berpandangan lama-lama dengan dia dan tidak bersentuhan karena bukan mukhrim

  15. Mohanpani hilkmawan puri 6135072584, penjas A berkata:

    maaf bu sambungan dari yang tadi ada yang ketinggalan salam dulu ah
    assalam mu’alaikum wr.wb
    saya juga menghomati wanita yang menggunakan busana muslim walaupun saya sendiri tidak mengetahui tujuan dari ia menggunakan tersebut karena secara tidak langsung dia telah menyebarkan syariat islam kpd wanita yang lain dan semoga saja buat yang hanya sbg kedok saja mendapatkan hidayah dari Allah SWT.amin.dah gitu ja dulu skli lg makasih ya bu.jagn lp tetep SEMANGAT.
    wass.

  16. Agus Priyatno,6135073354,penjas A berkata:

    Saya sangat menghormati wanita,menurut saya setiap wanita wajib kita hormati,baik yang sudah tua maupun yang masi muda.Karena tanpa wanitalah,kita tidak mungkin dilahirkan di bumi ini.Contohnya,saya pernah memberikan tempat duduk saya kepada seorang ibu,ketika saya sedang berada di bus kota yang sangat sesak.

  17. Bhayoe Eko W,6135070376,penjas A berkata:

    Assalammualaikum Wr. Wb…..

    Wanita itu memang harus kita hormati dan kita hargai.Sebab dari kecil ampe gede ,kita dirawat oleh seorang wanita,yaitu yang namanya ibu.Maka saya sangat menghargai wanita,terutama ibu saya sendiri.Oleh karena itu,saya ingin melakukan yang terbaik buat ibu saya sendiri.Seperti saat saya mengantar ibu ketika ingin bepergian,berangkat ke sekolah.

    Wassalamualaikum Wr. Wb

  18. Abdurrahman Akbar,6135073386,penjas A berkata:

    Pengalaman saya paling berkesan tentang menghormati wanita dalam islam adalah,saya pernah mendapatkan pengalaman ritual dalam hidup saya.Ketika itu saya kelas 2 SMA,ketika saya mau berangkat ke sekolah,saya menemani seorang ibu dan anaknya yang masih kecil,mereka sedang dilanda musibah.Lalu saya mendekat dan kemudian saya memberikan apapun yang saya bawa ketika itu.Tiba-tiba mereka berterimakasih dan pergi begitu saja.Besoknya saya mendapat sesuatu yang tidak dapat saya lupakan.

  19. saepul nurhayat berkata:

    assalamualikum wr wb
    bu saya ingin memberiri pengalam yang mungkin tidak bisa saya lupakan tentang seorang ibu2 tua.
    cerita na bermula ketika saya sma klz 2,karena saya sekolah di sekolah yang hampir setiap hari tawuran maka disini saya mendapt pengalaman na.
    sewaktu hari saya pulang sekolah seperti biasa dan tiba2 saja ada sekelompok pelajar yang menyerang ke saya dan teman2 saya saat terjadi tawuran tiba2 ada seorang ibu2 tua yang melintas diantara kami yang sedang tawuran.
    ibu2 itu jongkok ditengah2 kami yang sedang tawuran karena takut.
    dari pelajar musuh saya tidak peduli jika disana ad seorang ibu2 tetapi dengan sepontan saya memeluk ibu2 itu untuk melindungi na dan teman2 saya juga langsung membantu untuk melindungi ibu2 itu.
    setelah berada ditempat yang aman ternyata ibu itu mengalami luka dikepala na. mungkin,terkena batu atau yang lain na.
    teman2 saya langsung membawa ibu2 itu ke rumah sakit HUSADA dan kami patungan uang untuk biaya pengobatan ibu itu.
    saya percaya doa orang tua itu sangat di izabah oleh allah karena saya mengalami na ketika saya masuk ke UNJ ini.
    karena saya dr broken home otomatis hanya ibu saya saja yang berkorban demi kelangsungan pendidikan saya.
    siang malam ibu saya berdoa memohon dimudah kan untuk saya dari UAN sampai test SPMB dan alhamdulillah akhir na sya berhasil semua berkat doa dari mama que tersayang.
    makasih mama que tak bisa membalaz semua jasa2 mu selain membahagia kan mu
    i love my mom……….
    wassalammualaikum wr wb

  20. 6135072590, Sri wahyuni, penjas A berkata:

    Bentuk penghargaan saya terhadap wanita muslimah yaitu dengan menghargai keberadaan mereka, misalnya saja dengan menjaga sikap saya ketika berada di dekat wanita muslimah tersebut, saya yang biasanya suka bertingkah aneh, kasar dan jutex, bisa menahan diri di hadapan mereka…
    Malah jika berada di dekat wanita muslimah, saya suka jadi malu sendiri krn saya ga bisa seperti mereka…^_^

  21. Rahmat Budi Ismoyo, 6135070378,Penjas A berkata:

    assalammualaikum wr.wb

    to de point aj deh…

    wanita adalah slah satu unsur terpenting dalam kehidupan didunia yang fana ini. Dalam hal ini seorang ibu..karena saya percaya bahwa surga berada dibawah telapak kaki ibu..ibu adalah orang yang paling berjasa dalm hidup kita. Beliau telah rela mengandung kita selama 9 bulan 10 hari..
    suatu perhargaan yang besar kita haturkan kepadanya. ia layak dapat penghargaan bintang jasa sbanyak bintang yang ada di angkasa yang tercipta menghiasi dunia.
    kita harus menghormati dan menghargai setiap wanita didunia,tidak pandang dari segi apapun..semenjak ia masih wanita, kita harus menjunjung tinggi harkat dan martabat seorang wanita..karena baiknya wanita menentukan baiknya suatu negara.. Karena wanita ingin dimengerti..

    _mama you know i love you_

    wassalammualikum wr.wb

  22. M.Ridwan Alwi,6135073370,PENJAS A berkata:

    Assalamualaikum Wr. Wb

    Menurut saya menghargai wanita,dengan cara tidak menyakiti,meremehkan wanita.Kita juga harus menghormati wanita yg lebih tua,seperti ibu kita sendiri contohnya.
    Kita harus menurut apa yang dikatakan oleh seorang ibu,misalnya disuruh bantuin ngepel,nyuci baju,dan lain sebagainya.Suara kita juga tidak boleh lebih keras dari orang tua kita.Begitu menurut saya dalam menghargai wanita,bisa dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga kita sendiri.

  23. Miftah Harish,6135073370,PENJAS A berkata:

    Pengalaman saya,
    ketika berada dikereta api yang sesak ada seorang nenek-nenek yang sedang duduk lalu saya tepat berada bediri didepannya,setelah sekian lama berdiri tiba-tiba sang nenek tersebut menyuruh saya duduk,dengan nada paksa,saya yang ketika itu sedang berdiri merasa tidak enak,karena mana mugkin saya yang duduk nenek itu berdiri.Namun karena nenek tersebut meyuruh saya.Saya ikut aja dech… ~_~ kan kata ibu kita harus meghormati wanita yang lebih tua dari kita.So..Saya harus dengar perkataan dari ibu saya,karena saya menghargai ibu saya juga….. ^_^

  24. putri rizka mutia 6135073379 penjas A berkata:

    ketika saya 1 bus dengan seorang ibu tetapi beliau berdiri, lalu ibu itu saya kasih tampat untuk duduk dan saya yang berdiri.karna menurut saya seorang wanita sangat penting.

  25. Dian rachmawati 61350703790 penjas A berkata:

    Asalamu’alaikum Wr.Wb.
    Pengalaman saya terhadp perempuan yg menjadikan saya lebh menghormati dan menghargainya. Ketika itu saya membantu se0rg nenek2 yg umur’a sudh hampir satu abad. Stiap hr kerjaan’a membersihkn lingkungan d sekitar k0mplek rumah saya. Ktka duduk2 dy bercerita bahwa pd saat penjajahan dlu wanita sperti dy sangat d diskriminasi sekali. Dy bercerita dg sedihnya. Dari saat itu saya mulai menghormati dan menghargai wanita. Sekarang nenek itu sudah meninggal.

  26. zi berkata:

    wanita islam adalah wanita yang paling bahagia . jadilah wanita islam .

  27. Bambang Prasetyo Utomo 6135073385 Penjas A berkata:

    Asalamualikum Warohmatulohhi wabarokatu
    Saya menghargai wanita soalnya kita lahir dari rahim ibu. Selain itu surga ditelapak kaki ibu sehingga kita harus mengormati dan menghargai seorang ibu. Pengalaman baik saya dengan wanita penah memberikan tempat duduk kepada seorang ibu di bus way, dan saya memberikan sedekah kepada ibu-ibu yang menggendong anaknya,saya juga pernah pernah menolong ibu-ibu yang tabrakan sedang naik motor saya bantu berdiri dan saya berikan santoplas, dan saya pernah mengantar ibu-ibu yang sedang mencari alamat sampai ke tujuan.

  28. Sanggau Anjar berkata:

    Assalam muaalaikum
    Wanita adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan. makanya kita diwajibkan untuk menghargai wanita. aku sangat menghargai seorang wanita, apalagi jika dia lebih tua dari aku, tetapi dengan yang muda pun aku sangat menghargainya. Pernah waktu itu ada seorang wanita, dia teman sekolah aku. waktu itu dia meminta untuk membatunya menyelesaikan tugas sekolah, dengan segera aku pun membantunya. Tiba2 ada teman aku, seorang laki2 memanggil aku untuk menanyakan Sesuatu, tapi aku cuek saja karena aku lebih menghargai wanita yang berada di depan ku. yang jelas bagi ku wanita adalah perhiasan. wanita yang terbaìk adalah wanita yang dapat menjaga dirinya dari gangguan2 lelaki yang tidak bertanggung jawab. seorang harus menunjukkan identitasnya sebagai muslim yang sesungguhnya. Tapi dari sekian wanita yang aku hargai, ibu ku adalah wanita yang paling aku hormati, karena dia telah membesarkan aku.. Aku ga tau bagaimana cara membalas jasanya, namun aku telah bertekad akan menjadi yang terbaik untunya. i love u, MOM…!
    Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s