RUU Pornografi; Tinjauan Hukum Islam & Hukum Negara

Oleh Nadiah

Perkembangan zaman yang makin mengglobal menyebabkan krisis moral bagi manusia, yaitu dalam norma-norma kesopanan dalam berpakaian. Hal ini disebabkan alat-alat elektronik yang makin canggih. Dunia barat masuk kedalam negeri kita ini dengan merusak moral anak bangsa dengan adanya gambar-gambar dan video-video yang tidak wajar untuk dilihat.

Masyarakat Indonesia yang sarat akan budaya timur tengah merasa risih dengan budaya barat yang masuk kedalam Negara ini. Dan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam menentang keras adanya budaya barat. Selain itu budaya barat harus dihilangkan, karena bertentangan dengan hukum Islam yang terdapat didalam Al-Qur’an dan Hadist. Selain bertentangan dengan hukum Islam juga bertentangan dengan tata karma kesopanan.

PORNOGRAFI DALAM HUKUM ISLAM

Sangat penting adanya rancangan undang-undang pornografi karena dalam hal ini, bila tidak diantisipasi akan membahayakan moral anak bangsa. Dalam Islam hal ini sangat perlu karena banyak dalil-dalil yang mendukung adanya RUU Pornografi. Diantaranya:

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS An. Nuur: 31)

.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1][1] ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Ahdzab: 59)

“Dua jenis manusia penghuni neraka yang tidak pernah aku lihat. Pertama: orang-orang yang memiliki cemeti bagaikan ekor sapi yang senantiasa mereka gunakan untuk mencambuk orang. Kedua: para wanita yang berbusana yang sekaligus tidak berbusana, lagi menyimpang dari norma agama dan kesusilaan dan sekaligus mengajak wanita lain meniru dirinya. Hiasan kepala mereka bagaiakan punuk onta yang bergerak-gerak ke kanan dan ke kiri. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak pula dapat mencium aroma wanginya. Sesungguhnya aroma wangian tercium dari jarak sekian dan sekian. (Hadits nabi)

Adanya dalil-dalil diatas yaitu untuk menghormati wanita karena keindahan wanita harus ditutupi agar terhindar dari pelecehan seksual dan selalu menjaga kesucian diri. Adanya dalil-dalil tersebut juga mengundang kotroversi dalam pemahaman secara biografis. Tapi kita harus sadari bahwa Islam adalah agama yang sangat menghormati wanita.

RUU PORNOGRAFI DALAM HUKUM NEGARA

Setiap Negara mempunyai peraturan demi menjaga keteraturan masyarakatnya. Negara mengatur norma-norma kesopanan. Dalam hal ini budaya asing tidak boleh merusak moral kesopanan masyarakat dan harus dibentuklah RUU Pornografi agar budaya negeri ini tidak tercampur adukkan oleh budaya asing yang dapat merusak moral bangsa. Mungkin bangsa kita akan menjadi terpuruk apabila budaya dan moral kita dirusak oleh budaya asing karena dampak ini sangat cepat – merasuki masyarakat.

Dari pembahasan diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa RUU pornografi harus disetujui oleh semua pihak dan tidak ada perdebatan lagi dalam hal ini. Mengesahkan UU ini juga terdapat banyak bukti-bukti yang kuat, banyaknya hal-hal yang berbau pornografi dan pornoaksi yang sering kita jumpai banyak anak kecil yang dewasa bukan pada waktunya.

Dalam hal ini juga, Al-Qur’an dan Hadist banyak mengungkapkan. Terutama untuk para wanita agar selalu menutup aurat demi menjaga kehormatan dan kesuciannya dari pelecehan seksual. Kita menghimbau kepada pemerintah agar menyaring atau menyeleksi setiap budaya-budaya asing yang masuk demi meningkatkan moral anak bangsa.


[1] Jilbab ialah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.

Iklan

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di Masail Fiqhiyah. Tandai permalink.

Satu Balasan ke RUU Pornografi; Tinjauan Hukum Islam & Hukum Negara

  1. John berkata:

    termakasih infonya, visit blog dofollow saya juga ya gan 🙂 , Abeje

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s