Menyikapi Makanan Produk Amerika

Oleh Siti Zulfah

Setiap makhluk hidup memerlukan makanan, makanan pasti dimakan oleh seluruh manusia didunia. Kebutuhan makanan setiap orang didunia berbeda. Selera makanan orang disetiap Negara pasti berbeda sehingga setiap Negara mempunyai makanan khas sendiri. Di Amerika Serikat rata-rata penduduknya memakan pizza, hamburger, dan hot dog sebagai makanan pokok mereka. Begitu pun dengan Eropa dan Negara-negara lainnya. Lalu bagaimana status makanan yang merupakan produk dari Amerika Serikat dan Israel yang konon perusahaan-perusahaan produk makanan seperti Mcd, KFC, Pizza, Dunkin Donuts,dan sejenisnya yang memperoleh keuntungan dari masyarakat muslim Indonesia yang membeli produk makanan tersebut berarti menolong atau memberi keuntungan kepada Israel dalam menghancurkan saudara-saudara Muslim di Palestina ? Apakah hukum makanan tersebut, Halal atau Haram?

Setiap Israel melakukan gempuran besar-bsearan kewilayah Palestina selalu muncul wacana untuk melakukan boikot pada produk Israel dan Amerika. Bahkan beberapa ulama mengeluarkan fatwa yang menyatakan, haram hukumnya bagi setiap Muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika Serikat dan Israel, baik berupa produk makana, minuman, dan lain-lain.

Namun terlepas dari itu semua, ada dilema yang sangat besar. Andaikata boikot itu memang diikuti oleh seluruh Negara didunia, bukan hanya Israel yang akan terpuruk, Palestina bisa dipastikan juga akan rugi besar, dan bukan Palestina saja bahkan Indonesia.

Tujuan sebenarnya dari boikot produk Israel dan Amerika adalah agar kita tidak ikut andil dalam memberikan Israel keuntungan sehingga dapat leluasa membunuh rakyat Palestina yang tidak berdosa. Karena itu jangan disalah artikan.

PEMBAHASAN

Islam menganjurkan kepada seluruh umat muslim untuk memakan makanan yang halal lagi baik seperti dikatakan dalam surat Al Maidah ayat 88 : “ Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya “ (5 : 87 ) “ Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat dibumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan ; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu “ (2 : 168 )

Tetapi bagaimana dengan makanan – makanan produk Amerika yang konon keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk membantu Israel melakukan serangan ke Palestina Tidak sedikit dari kita, khususnya umat Islam yang mengharamkan sejumlah produk makanan dan minuman yang diproduksi Negara sekutu Israel, Amerika Serikat. Mereka menganggap bahwa Amerika lah yang mendukung serangan militer yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina. Mereka berusaha untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman buatan Amerika. Diantaranya adalah Coca Cola, Nestle, Mc Donalds, KFC, Danone, dan sejenisnya.

Menurut mereka, saat ini tidak ada yang bisa dilakukan umat Islam se-Indonesia selaian memboikot produk Negara barat. Pemboikotan produk adalah upaya perlawanan terhadap kekuatan zionis Internasional yang cengkraman kukunya telah menguasai dunia. Gerakan ini dinilai sangat strategis untuk melumpuhkan kekuatan ekonomi mereka ditengah dominasi bisnis yang dilakukan ditanah air. Tetapi banyak hal yang harus dipikirkan sejalan dengan gerakan pemboikotan makanan produk Amerika. Namun terlepas dari itu semua, ada dilemma yang sangat besar andaikata boikot itu memang diikuti oleh seluruh Negara di dunia, bukan hanya Israel yang akan terpuruk, Palestina bisa dipastikan juga akan terkena dampak yang sangat besar, bahkan Indonesia pun akan terkena dampak besar. Berbagai permasalahan diantaranya :

· Bahan baku yang digunakan untuk mengelola perusahaan produk ini adalah kebanyakan dari dalam negeri

· Tenaga kerja yang digunakan untuk mengelola operasi perusahaan untuk menghasilkan produk ini adalah mayoritas warga Indonesia. Resiko ekonomi yang ditimbulkan dari boikot ini dari sisi pemerintah adalah berkurangnya pendapatan pemerintah dari pajak perusahaan dan bertambahnya pengangguran.

Sebagian ulama di Indonesia pun ada yang mengharamkan makanan – makanan yang merupakan produk dari Amerika bahkan sebagian ulama mengeluarkan Fatwanya yaitu : “ Haram hukumnya bagi setiap muslim membeli barang-barang dan produk-produk Amerika Serikat dan Israel. Baik berupa produk makanan, minuman, dan sejenisnya. Barang siapa yang melakukan transaksi atau membeli makanan, minuman, dan sejenisnya berarti membela dan menolong orang-orang kafir, membantu mereka mendzalimi saudara-saudara kaum Muslimin ; dia telah melakukan kesalahan dan dosa besar dan makanan dan minuman yang dikonsumsi pun menjadi haram. “

Sebagian ulama tidak berhak menentukan mana makanan yang halal dan mana yang haram. Seperti Firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 173 yang berbunyi : “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang ketika disembelih disebut nama selain Allah tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa ( memakannya ) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang. “ ( 2: 173 )

Sering kali umat Muslim menyikapi boikot produk Israel secara berlebihan dengan merusak property mereka. MUI ( Majelis Ulama Indonesia ) pun telah memberi himbauan agar tidak salah tafsir, karena boikot itu bukan merusak. Ada pula yang anti produk Israel berlebihan. Misalnya disuguhi Coca Cola ketika bertamu lalu tidak diminum, bahkan ada yang menanggap jika kita menenggak Coca Cola atau sejenisnya sama saja kita sedang menenggak darah saudara-saudara kita di Palestina. Ada pula yang membuang makanan ataupun minuman yang berasal dari produk-produk Amerika. Hal ini merupakan tindakan pemborosan. Padahal Rasulullah membenci pemborosan bahkan kita tidak boleh menyisakan makanan apalagi membuangnya. Sejalan dengan itu dikatakan dalam firman Allah dalam QS.Al Maidah ayat 87 : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (5 : 87 )

Dari ayat diatas kita bisa simpulkan bahwa kita sebagai manusia tidak berhak menentukan atau mengklaim makanan halal menjadi haram kecuali karena memang sudah haram dari dzatnya seperti ; daging babi, darah, bangkai, khamr, dll. Alih-alih ingin membantu melawan Israel dengan memboikot produk mereka, tetapi Palestina sendiri yang terkena imbasnya. Karena bisa jadi produk yang do boikot ternyata buatan Palestina atau produk Israel namun sebagian pekerjanya dari Palestina sehingga jika perusahaan merugi tentu pekerja Palestina ini duluan yang akan dirumahkan.

Bukan Cuma itu, seandainya 80 % rakyat Indonesia benar-benar melakukan boikot secara sungguh-sungguh, bisa dipastikan perusahaan Israel dan Amerika yang di boikot akan hengkang dari Indonesia dan jutaan orang Indonesia akan menganggur

Ada beberapa permasalahan yang harus dipikirkan sejalan dengan proses pemboikotan makanan-makanan produk Amerika dan sejenisnya :

· Indonesia termasuk anggota WTO dan APEC, organisasi pasar bebas tingkat dunia dan Asia. Indonesia telah menyepakati ikut terlibat pasar bebas dengan menandatangani beberapa items produk luar negeri yang bebas masuk tanpa pajak dan produk dalam negeri yang keluar bebas tanpa pajak diluar negeri.

· Kesepakatan Indonesia tetang liberalisasi ini juga akan mengganggu sikap tegas pemerintah jika masyarakat menginginkan boikot produk Amerika ini didukung pemerintah. Bahkan boikot ini akan efektif memenuhi sasaran bila ada turut campur pemerintah sebagai pemegang kebijakan. Namun bila pemerintah sudah sepakat dengan Amerika tentang kesepakatan perdagangan bebas lewat WTO maka bukan Amerika saja yang memprotes tindakan Indonesia dalam menghentikan secara sepihak masuknya produk Amerika ke Indonesia.

· Perusahaan multinasional yang perusahaan induknya di Amerika seperti KFC, Mcd, Dunkin Donuts, Coca Cola, dll sudah lama menjalankan operasinya di Indonesia bahkan bukan hanya menguntungkan Amerika tetapi perusaahan tersebut telah menghidupi ribuan peternak, petani, dan pegawai di Indonesia. Pada saat kemiskinan, krisis global dan pengangguran seperti saat ini, tindakan memboikot produk semacam ini bukan hanya menimbulkan masalah ekonomi, tetapi, juga social dan politik.

· Ketergantungan Indonesia pada produk Amerika cukup tinggi dibanding dengan Negara lain. Karena Amerika merupakan Negara yang terbesar nilai ekspor di Indonesia.

Jadi banyak hal yang harus dipikrkan sebelum melakukan tindakan pemboikotan tersebut , makanan produk Amerika seperti KFC, Mcd, Dunkin Donuts, Nestle, dll merupakan makanan yang halal dan baik untuk dikonsumsi karena tidak memenuhi Kriteria makanan haram seperti yang telah disebutkan diatas selain itu dilihat dari dzatnya pun makanan – makanan produk Amerika termasuk makanan yang halal lagi baik.

Kesimpulan

Makanan – makanan yang diproduksi oleh perusahaan Amerika merupakan makanan yang halal selama belum bertentangan dengan Islam. boikot produk Amerika bukan keputusan Instan yang hanya bertujuan untuk melakukan protes terhadap Amerika. Boikot seperti ini tidak akan tepat sasaran karena tidak akan signifikan mempengaruhi konsumsi umat Islam terhadap produk Amerika khususnya makanan. Bila keputusan boikot produk Amerika tanpa upaya untuk memberikan solusi atas dampak yang diakibatkan maka hanya menunjukkan bahwa keputusan boikot adalah semata-mata keputusan emosional.

Solusi

· Menghidupkan kembali industri substitusi impor guna mengurangi ketergantungan dari produk impor

· Mencari makanan alternative lain seperti ; Warung tegal ( Warteg ), Aneka Donat, Ayam Bakar Wong Solo, Sosro, dan produk-produk dalam negeri lainnya.

Menyediakan produk dalam negeri dengan mengoptimalkan SDM dan SDA yang dimiliki orang Indonesia khususnya umat Islam untuk membuka usaha kecil dan menengah guna meningkatkan sector rill.

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di Masail Fiqhiyah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s