Tugas PAI JBSA reg

Paparkan masing2 satu budaya dimana anda tinggal ataupun anda berasal yang menurut anda sesuai dan juga yang tidak sesuai dengan Islam -disertai dengan alasan mengapa budaya yang tidak sesuai itu berasal.

Ingat untuk selalu menulis nama dan noreg. Tulisan ditunggu mulai selasa 12 Mei 2009 hingga jum’at 15 mei 2009 pukul 23.59.

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di PAI I. Tandai permalink.

56 Balasan ke Tugas PAI JBSA reg

  1. budaya indonesia khususnya masyarakat jawa tengah yang sesuai dg ajaran islam adalah gotong royong dan saling menolong…
    karena masyarakat jawa sendiri membudayakan gotong royong dlm bekerja contohnya: para petani yang mengolah sawah dan ladang…

    sedangkan budaya masyarakat jawa yang bertentangan dg ajaran islam adalah memakai kemben (yang samapai sekarrang dilakukan para wanita jawa khususnya di dusun-dusun)…
    dikatakan bertentangan karena dlm ajaran islam wanita diharuskan menutup aurat dan memakai jilbab yang menutupi dada yang menjadi kemaluannya sebagaimana yang tertulis dlm surat An Nur 30-31&surat Al Ahzab 58-59

  2. MELIYA PUTRI 2715081638 berkata:

    Budaya islam yang sesuai khususnya dengan budaya adat minang kabau (sumatra barat) yaitu wanita diminang kabau dianjurkan memakai jilbab karena filsafah orang minang kabau adalah ADAT bersandi sarak, sarak bersandi KITABULLAH. Dan wanita minang itu cantiknya berpakaian menutup aurat seperti baju kurung yang biasa dipakai pada pesta penikahan itu salah satu contohnya.
    Sedangkan budaya minang kabau yang tidak sesuai dengan budaya islam salah satu contohnya yaitu hak waris lebih berhak mendapatkan warisan paling banyak ialah wanita dibanding laki-laki karena budaya/adat minang lebih memihak/ mengangkat derajat perempuan untuk masa depannya kalau suatu hari si wanita yang telah menikah kemudian ditinggalkan suaminya, ia tak perlu khawatir tentang segala kebutuhan/kehidupannya kedepan (masa yang akan datang)

  3. Nurhidayah 2715081652 berkata:

    Budaya yang sesuai dengan ajaran islam di wilayah Ciputat adalah: Menjelang hari raya Idul Fitri atau tepatnya pada saat malam takbiran, keluarga saya dan saudara-saudaranya saling bertukar makanan atau satu sama lain saling mengantar makanan kepada saudaranya. Ternyata budaya ini juga berlaku di negara Arab.

    Budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam : Orang yang baru meninggal dunia dibacakan Al – Qur’an di kuburannya selama kurang lebih satu minggu. Budaya ini tidak sesuai dengan ajaran islam karena Islam tidak memerintahkan seseorang untuk membaca Al – Qur’an di kuburan.

  4. Eva ardi anti 2715083116 berkata:

    budaya yang sesuai dengan islam yang ada di daerah saya di Sumatera Utara (medan) adalah: yaitu kebiasaan pada saat hari raya idul fitri setelah shalat ied kami sekeluarga bersilaturahmi ke rumah tetangga begitu juga sebaliknya, dan islam juga mengajarkan pada umatnya untuk menjaga tali silaturahmi.

    sedangkan yang tidak sesuai adalah kebiasaan pada ibu hamil yang membawa gunting dan memakai bawang puith pada saat keluar rumah. hal ini sangat tidak sesuai dengan ajaran islam. alasannya karena secara tidak langsung mereka percaya terhadap perlindungan selain Allah SWT.

  5. KHUSNUL KHOTIMAH 2715083133 berkata:

    Budaya yang sesuai dengan islam yang ada di daerah saya (JAWA TENGAH) yaitu ketika ibu-ibu berkumpul disuatu majlis mereka saling bersalaman.
    budaya yang tidak sesuai dengan islam yang ada di jawa tengah yaitu budaya membikin sesaji orang-orang disana percaya bahwa sesaji akan mendatangkan berkah, misalnya ketika mau menanam padi orang-orang disana membawa sesaji ke ladang, mereka percaya bahwa nantinya hasil panen mereka akan melimpah, alasannya mereka percaya pada selain ALLAH padahal yang mengatur rizki itu hanyalah ALLAH.

  6. budaya yang sesuai dengan islam seperti di daerah cibinong adalah seperti berjabat tangan seperti yang di ajarkan dari jaman rasul dimana cara berjabat tangan wanita dengan lelaki dengan caranya sendiri atau tidak menyentuh.
    dan budaya yang tidak sesuai dengan islam seperti tahlilan ketika ada orang yang meninggal. dimana, budaya itu dahulu kala adalah dari nenek moyang cina yang akhirnya di adopsi oleh orang kita. padahal, ajaran seperti itu tidak di ajarkan oleh islam,

  7. Fitroh ruhjayanti 2715081636 berkata:

    Di maluku,setiap tanggal wafatnya cristina martha tiahahu seluruh masyarakat berbondong-bondong untuk pergi ke laut dimana cristina di buang ke laut tersebut,untuk memberikan sesajen kepada arwah cristina martha tiahahu,dlm ajaran islam memberikan sesajen ini tidak di perbolehkan karena menyekutukan Allah.
    Yang tdk bertentangan di masyarakat maluku adalah,seluruh warganya mempunyai tenggang rasa yg bagus diantara sesama.

  8. budaya yang sesuai dengan islam di masyarakat betawi adalah merayakan peringatan kelahiran nabi muhammad saw sebagai wujud rasa cinta,senang,terimakasih kepada nabi muhammad saw yang telah membawa islam kepada kita semua.

    yang tidak sesuai dengan ajaran islam di daerah jawa adalah masih percaya dengan hal-hal yang berbau mistik seperti batu ponari, paranormal, dan dukun.

  9. Asih maesaroh 2715081664 berkata:

    Pada masyarakat bali yang beragama hindu-budha orang meninggal tidak di kubur melainkan di bakar lalu abunya di buang ke laut atau di simpan untuk di kenang oleh keluarga yg di tinggalkan,mereka beranggapan agar arwahnya semakin cepat untuk sampai ke sang pencipta,dan agar semua dosanya terhapus.
    Menurut syariat islam orang meninggal harus di kuburkan karna manusia di ciptakan dari tanah dan kembali ke tanah

  10. budaya yang sesuai dengan islam di betawi adalah menggunakan beduk sebelum shalat atau adzan. hal ini bertujuan untuk memberi tahukan kepada masyarakat bahwa waktu shalat telah tiba.

    yang bertentangan dengan islam tepatnya di masyarkat padang adalah pembagian warisan yang lebih banyak pemberiannya kepada pihak wanita, bahkan kadang-kadang sang pria tidak mendapatkan warisan sama sekali dikarenakan hal-hal tertentu.

  11. budaya yang sesuai dengan islam di daerah Bogor adalah silaturrahmi, yang dilaksanakan pada hari besar islam seperti Idul Fitri. Hal ini dilaksanakan dalam tradisi mudik untuk saling bertemu dan bermaaf-maafan.

    Yang tidak sesuai dengan Islam di daerah Bogor, para ibu hamil memakai atau menggantungkan sebuah gunting pada pakaian mereka dengan tujuan agar jabang bayi yang didalamnya terhindar dari makhluk halus. Alasannya dalam islam karena yang menghindarkan bahaya itu adalah ALLAH SWT.

  12. Budaya yang sesuai dengan Islam pada daerah betawi adalah membaca yasin 3X pada malam pertengahan bulan syaban. Dengan tujuan agar panjang umur, murah rezeki dan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. hal ini sesuai dengan sabda nabi muhammad saw “yasin sesuai dengan apa yang diniatkan”.

    yang tidak sesuai di daerah padang adalah sang wanita yang melamar sang pria. Tradisi ini sangat diragukan dalam ajaran islam. Didalam islam seharusnya sang prialah yang melamar sang wanita.

  13. Siti mahmudah 2715081627 berkata:

    Budaya yg bertentangan dengan ajaran islam contohnya di jawa orang tua melarang anak-anaknya keluar pada waktu adzan magrib,mereka beranggapan banyak setan yg berkeliaran,menurut syariat islam pada saat magrib anak laki-laki di perbolehkan keluar rumah untuk sholat magrib berjamaah di masjid
    budaya yg tdk bertentangan di masyarakat minang kabau,betawi dan jawa jika ada yg menikah dalam pelaksanaan akad nikah antara mempelai wanita dan laki-laki penempatannya terpisah,mempelai pria melaksnakan akad nikah sedangkan mempelai wanita menunggu di tempat lain,karena menurut kebudayaan minangkabau,jawa dan betawi,mempelai tidak boleh di tempatkan pada satu tempat karena mereka belum menjadi muhrim yg sah sebelum akad nikah selesai di ucapkan oleh mempelai pria

  14. Budaya yang sesuai dengan islam di daerah betawi adalah menyambut malam lailatul qadar dengan cara membaca al-quran dan ikhtikaf di masjid dan mereka berlomba-lomba mengahatamkan al-quran.

    Yang tidak sesuai dengan islam di betawi adalah pada saat pernikahan pengantin wanita dan pria disatukan dalam satu ruangan tanpa hijab. Hal tersebut dapat mengundang fitnah dan menimbulkan pikiran-pikiran negatif dari para tamu yang memandang sang pengantin.

  15. budaya yang sesuai dengan islam di masyarakat betawi adalah diadakannya syukuran empat bulanan yang didalamnya dibacakan surat yusuf dan maryam, dan pembacaan riwayat kelahiran nabi muhammad dengan tujuan agar sang jabang bayi setampan nabi yusuf dan sesholehah maryam.

    yang tidak sesuai dengan islam di daerah jakarta adalah merayakan malam tahun baru masehi dengan menyalakan kembang api karena hal tersebut membakar uang dan merupakan hal yang mubazir. Karena islam membenci hal yang mubazir.

  16. Budaya yang sesuai di masyarakat betawi adalah merayakan isra miraj.

    budaya yang tidak sesuai di maysyarakat jawa adalah memandikan pusaka keris dan mereka percaya bahwa bekas air cucian tersebut membawa berkah dan mengabulkan apa yang mereka inginkan, kenyaataan itu sangat berbeda dengan nilai-nilai islam karena ada unsur musyrik.

  17. Riswan Yulistianto 2715080137 berkata:

    Budaya yg sesuai adalah merayakan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
    Budaya yg tidak sesuai ialah melempar hasil2 panen k laut sebagai rasa syukur kpada Allah. alasan —-> perbuatan itu sangat mubadzir, lebih baik d sedekahkan kpda fakir miskin.

  18. Robiatul adawiyah 2715081666 berkata:

    Budaya yang sesuai den9an i5lam menurut 5aya adalah tentan9 wari5an . . Dibanyak kalan9an wari5an itu diberikan untuk anak laki-laki . . Karena anak laki-laki itu nantinya kan jadi pemimpin . .
    Sedan9kan budaya yan9 kurang sesuai dengan islam adalah . . Didalam perayaan ulan9 tahun . . Karena seperti kita ketahui perayaan ulan9 tahun tidak ada didalam islam . . Pa lagi didalam perayaan tersebut diadakannya tiup lilin . . Karena kebiasaan tiup lilin itu dilakukan oleh oran92 non muslim . .

  19. Nurlaila Sarah F (2715081641) berkata:

    *Budaya yang tidak sesuai dengan ajaran islam lingkungan tempat tinggal saya (Ciapus-Bogor) yaitu: Masih banyak masyarakat yang suka memasang jimat dan mantra-mantra yang berbentuk ketupat kecil ataupun tulisan-tulisan Arab yang dipercaya dapat menangkal bala/musibah, melindungi dari kejahatan manusia maupun jin, mendatangkan rezeki, dan jimat atau mantra ini dipasangkan di pintu rumah bagian depan. Hal ini tidak sesuai dengan ajaran islam karena islam memerintahkan hanya kepada Allahlah kita meminta pertolongan, memohon perlindungan, dan memohon rezeki, bukan mempercayai jimat atau mantra-mantra.
    *Budaya yang sesuai dengan ajaran islam: Jika ada orang yang sakit, maka tetangga dekat maupun jauh akan berdatangan ke rumah orang yang sakit tersebut untuk menjenguknya, seraya mendo’akan, melihat keadaan orang yang sakit tersebut, dan membawa makanan dan buah-buahan maupun obat yang diperlukan oleh si sakit. Hal ini sangat dianjurkan dalam ajaran islam.

  20. Saputro adiet ramanto 2715081642 berkata:

    Budaya yang sesuai dgn islam menurut saya adalah dalam islam kita di haruskan untuk menikah terlebih dahulu…Yg tidak sesuai dgn islam adalah dimana orang-orang pd zaman skrg adalah berpacaran dulu baru menikah

  21. Debby farhani alwy 2715083118 berkata:

    Budaya muslim di tmpt saya tinggal yg tdk sesuai dgn ajaran islam salah satunya adalah menancapkan bawang dan cabe pada sapu lidi dan menanamnya d dpn rumah sebagai penangkal hujan, padahal sesungguhnya tdk ada ajaran spt itu d dlm islam.. Dan budaya yg sesuai dgn ajaran islam salah satunya, kaum ibu d daerah tmpt saya tinggal, rutin mengadakan shalat tasbih berjamaah setiap malam jum’at.

  22. menurut saya, kebudayaan islam yang sesuai dengan ajaran islam di daerah rumah saya adalah berderma kepada sesama…
    dan kebudayaan yang tidak sesuai dengan ajaran islam di daerah rumah saya adalah jika seorang adik ingin menikah, sedangkan kaka nya belum, maka sang adik pantang menikah lebih dulu dari pada sang kaka, walaupun terpaksa menikah, ada tradisi yang mewajibkan di adakannya upacara langkahan yaitu membayar uang pelangkah. karna bisa berarti mewajibkan sesuatu yang tidak di wajibkan oleh islam, dan termasuk menghalangi seseorang yang hendak menikah.

  23. Kebudayaan yang sesuai dengan ajaran Islam adalah toleransi antar umat beragama pada Masyaraakat Bali, masyarakat Bali dapat hidup berdampingan walaupun berbeda keyakinan sebagai bukti ada Masjid yang bersebelahan dengan Gereja dan Pura.
    Hal yang bertentangan dengan Islam adalah pada masyarakat Banjar di Bali,yaitu budaya menikahkan saudara kembar laki-laki dan perempuan,jadi apabila sebuah keluarga memiliki anak kembar laki-laki dan perempuan maka menurut kepercayaan setempat harus dinikahkan karena dianggap aib,kalau menurut Islam haram hukumnya menikahkan saudara sekandung.

  24. maaf bu, yang tadi ada kemiripan dengan saudari meliya putri.
    Jawaban saya yang baru, yang tidak sesuai dengan islam di masyarakat jawa adalah setiap malam jumat masyarakat disana membakar kemenyan dengan tujuan supaya terhindar dari gangguan makhlus halus.

  25. budaya yang sesuai dengan islam di daerah betawi adalah memperingati tahun baru islam dengan mengadakan perlombaan islam.

    yang tidak sesuai di daerah jogjakarta adalah pada malam tahun baru islam atau disebut juga malam suro mengadakan arakan sapi bule dan menurut mereka kotoran sapi bule bisa menjadi jimad pelaris dagangan.

  26. budaya yang tidak sesuai dengan islam di daerah jawa adalah menguburkan ari-ari bayi dan setelah itu diterangi oleh lampu dengan tujuan agar jalan hidup sang bayi seterang lampu.

    yang sesuai dengan islam di daerah jawa barat adalah menyambut bulan ramadhan dengan penuh kegembiraan.

  27. budaya yang sesuai dengan islam di daerah Indonesia Barat yaitu melakukan berzikir bersama

    budaya yang tidak sesuai islam di daerah Padang adalah jika mempelai pria tidak bisa mengucapkan ijab kabul dengan lancar atau kurang lancar. Maka akan dimandikan ditengah malam dan pernikahan harus ditunda.

  28. budaya yang sesuai dengan islam di daerah betawi adalah mengadakan peringatan nuzulul quran.

    yang tidak sesuai di daerah Jawa adalah larangan mandi selama 3 hari bagi mempelai wanita sebelum melaksanakan perayaan pernikahan. jikalau mandi akan turun hujan

  29. budaya yang sesuai dengan islam di daerah jakarata adalah budaya pada waktu malam tahun baru islam warga betawi melakukan muhassabah.

    budaya yang tidak sesuai dengan islam di daerah jawa adalah memakai baju hitam disaat bela sungkawa karena ajaran tersebut merupakan tradisi kaum yahudi.

  30. yang tidak sesuai dng syariat didaerah rumah saya(cipinang): menaburi bunga di atas/permukaan kuburan.
    yang sesuai dengan syariat islam: acara pernikahan dengan mengundang/mengabarkan kepada orang lain/khalayak ramai/masyarakat.

  31. maaf bu teryata komentar saya ada kemiripan maka saya berniat menggantinya..
    budaya yang bertentangan dengan islam didaerah kelahiran ayah saya yaitu medan mereka pada malam 1 muharram para ibu-ibu dan anak perempuan pergi ketempat pemandian khusus yang disediakan untuk upacara tersebut, sesampainya disana mereka mandi dimalam hari dengan disertakan bunga 7 rupa dengan tujuan pembersihan jiwa dan menolak bala. menurut saya hal ini tidak sesuai dengan islam karena hanya Allah lah ynag maha melindungi makhluknya dari bahaya
    dan budaya yang sesuai dengan islam adalah dalam sebuah pernikahan maka harus menghadirkan saksi dari pihak leleki

  32. Tsana Karimah 2715081633 berkata:

    budaya yang sesuai dengan Islam didaerah Betawi atau daerah lainnya adalah melakukan syukuran/aqiqahan ketika seorang keluarga memiliki keturunan.
    budaya yang tidak sesuai degan Islam adalah didaerah batak yaitu meminum Tuak yang berasal dari pohon aren yang sudah diproses dan memiliki kadar alkohol yang sangat tinggi ketika sedang mengadakan acara syukuran atau kumpul keluarga.

  33. MELISA FITRI (2715083122) berkata:

    *Budaya yang sesuai: Ketika hari idul Fitri tiba keluarga memotong hewan Qurban untuk dibagikan pada yang membutuhkan yaitu para faqir miskin,dll.(seperti tertera dalam ayat suci Al qur’an surah Al Baqoroh).dll

    *Budaya yang tidak sesuai dengan ajaran islam:(adat jawa timur -probolinggo-masyarakat tengger).Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo,yang dilakukan pada malam ke14 bulan kasada,dengan membawa berbagai macam sesaji dari berbagai hasil pertanian, ternak dan sebagainya, lalu dilemparkan ke kawah Gunung Bromo sebagai sesaji kepada Dewa Bromo yang dipercayainya bersemayam di Gunung Bromo. Upacara korban ini memohon agar masyarakat Tengger mendapatkan berkah dan diberi keselamatan oleh Yang Maha Kuasa.*ini sangat jelas bahwa budaya ini sangat jauh dari nilai ajaran agama islam yang mengajarkan pada kita umat islam untuk menyembah serta mempercayakan segala hal hanya pada ALLAH SWT dan darinyalah semua rezeki,barokah,keselamatan dalam hidup ini.Sesuai firman yang berbunyi :
    “Dan orangorang yang kamu seru selain Allah tiada mempunyai apa apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu? dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu, dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” (QS. Fathir: 13-14)
    ”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku”. (QS.51: 56)

  34. Saya berasal dari Sumatra Barat
    Salah satu budaya orang minang yang sesuai dengan Agama Islam, adalah pergi dari daerah asalnya ke daerah lain, untuk mencari kehidupan yang lebih baik atau merubah nasib(MERANTAU).menurut saya hal ini senada dengan Hijrah rasul dari kota Makkah Ke Madinah, Pada saat itu Rasul Tidak Mandapatkan Kehidupan Yang Baik di Makkah.kegiatan merantau ini dilakukan untuk merubah nasib seseorang menuju kebaikan.hal ini senada dengan ayat yang mengatakan Tidak akan berubah nasib suatu kaum kalau ia tidak merubahnya sendiri.
    Sedangkan Budaya orang Minang Yang tidak sesuai dengan ajaran Islam Adalah Sabung Ayam. Sabung ayam merupakan salah satu bentuk judi. sedangkan judi haram hukumnya. Kegiatan sabung ayam ini sudah dilakukan oleh orang minang sejak zaman Belanda.Imam Bonjol adalah salah satu tokoh yang menentang kebiasaan ini.

  35. Deden Airlangaa *2715081628* berkata:

    Assalamu’alaikum.

    Kebudayaan yang sesuai dengan islam :
    – berbudayanya Naghom Alqur’an ( seni melagukan Alqur’an ) dengan suara merdu dan indah, yang nama lagu-lagunya dikenal dengan Bayati, Nahawan, Hijaz, Shoba, Jiharkah Ros dan Syika.

    Kebudayaan yang bertentangan dengan islam :
    – Maraknya di masyarakat kita khususnya anak-anak bermain petasan dan perang sarung antar RT atau daerah pada bulan suci Romadhon.
    Alasanya :
    Bulan romadhon yang suci itu malah dihiasi dengan hal-hal yang membawa petaka , dan lebh ironisnya lagi anak-anak bukanya dibiasakan untuk solat tarawih tetapi malah lebih tertarik dengan bermain petasan atau perang sarung .

  36. wiharti 2715080140 berkata:

    Saya mengambil budaya dari dearah yang pernah saya singgahi selama beberapa kurun waktu yakni Cirebon.

    Di Cirebon ada salah satu budaya atau adat yang sesuai dengan ajaran islam yaitu memiliki rasa ta’dzim yang tinggi terhadap seorang guru beserta keluarga guru tersebut.

    namun di Cirebon juga terdapat budaya yang tidak sesuai dengan ajaran islam yaitu ritual pajang jimat yakni sebuah prosesi pembersihan keris peninggalan leluhur masyarakat cirebon yang rutin dilakukan pada malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang seharusnya apabila menurut ajaran islam ketika peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bukanlah membersihkan keris dengan berbagai macam ritual akan tetapi dengan memperbanyak bershalawat.

  37. Prasetya Wieji Triyadin (2715083130) berkata:

    *Salah satu budaya di sebagian masyarakat Jawa yang sesuai dengan ajaran Islam adalah dikenal dengan istilah “Padusan” yang dilakukan setiap tahunnya menjelang masuknya bulan Ramadhan.Upacara ini wujudnya adalah mandi atau membersihkan segala sesuatu,bukan hanya membersihkan tubuh,tetapi juga alat-alat rumah tangga seperti (tikar,tampah,lesung dan lain-lain).Serangkain upacara ini ada yang melakukanya di rumah dan ada juga di umbul-umbul(sumber air).Makna dari padusan ini sebenarnya adalah pensucian diri untuk mempersiapkan datangnya bulan suci Ramadhan.Islam sendiri mengajarkan untuk selalu bersih dan suci dari hadas dan najis dalam kehidupan sehari hari tidak hanya dalam menyambut bulan Ramadhan.

    *Sedangkan salah satu budaya di Jawa yang tidak sesuai ajaran Islam adalah upacara Ruwatan,yaitu upacara yang dilakukan untuk membebaskan atau melepaskan seseorang dari nasib sial.Upacara ini disertai dengan pementasan wayang kulit yang dilengkapi 7 jenis sesaji.

  38. sony suyudana2715081 630 berkata:

    adat kebiasaan didaerah saya (batavia) yang sesuai dengan islam adalah mengadakan ziarah kubur pada tanggal 2 syawal (tidak hanya khusus tgl tsb tentunya) setelah berlebaran.. bertujuan berbagi kebahagian saat berlebaran dengan tak mlupai mereka yg sudah meninggal.. dinilai sebagai balas jasa juga tentunya.. sebagaimana trdapat riwayat yg pernah saya dengar “ahlul kubr mengatakan sebuah surah al fatihah khusus untuk mereka adalah lebih baik dari pada dunia seisinya” al fatihah adalah ummul qur’an, itu juga do’a, bagaimana jika kita kirimkan lebih dari pada itu? andai mreka bisa berbicara.. betapa indahnya tuntunan idolaku Muhammad SAW
    Ziarah kubur adalah mendatangi kuburan dengan tujuan untuk mendoakan ahli kubur dan sebagai pelajaran (ibrah) bagi peziarah bahwa tidak lama lagi juga akan menyusul menghuni kuburan sehingga dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.
    Ketahuilah berdoa di kuburan pun adalah sunnah Rasulullah saw, beliau saw bersalam dan berdoa di Pekuburan Baqi’, dan berkali kali beliau saw melakukannya, demikian diriwayatkan dalam shahihain Bukhari dan Muslim, dan beliau saw bersabda : “Dulu aku pernah melarang kalian menziarahi kuburan, maka sekarang ziarahlah”. (Shahih Muslim hadits no.977 dan 1977)

    adat kebiasaan yg tidak sesuai dengan islam ialah, menyembah pekuburan, memberikan sesaji(kejawen)

    tidak ada larangan berbuat apapun dikuburan dengan hal hal yg berupa ibadah, dzikir, mengaji, berdoa atau apapun, bahkan shalat, yg dilarang adalah shalat diatas kuburan, dan para fuqaha menambahkan bahwa diharamkannya shalat di pekuburan yg telah pernah digali berkali kali untuk umum, karena ditakutkan serpihan tubuh bercampur dengan tanah, maka tanah itu bercampur bangkai manusia.

    mengenai hal lain tak ada yg membedakan antara kuburan dan tempat lain dimuka bumi, tidak ada satu hadits pun atau ayat yg melarang berdzikir, berdoa, atau membaca Alqur’an di kuburan, Bahkan Rasulullah saw berdoa, bersalam dan berdzikir di pekuburan.
    bahkan Kubur Rasul saw, mengandung banyak kemuliaan tersendiri, maka sepantasnya kita banyak berdoa dan iri untuk dikuburkan disamping makam beliau, sebagaimana Umar ra meminta dikuburkan disebelah kuburan beliau saw, dan ketika telah diiznikan oleh Aisyah ra maka Umar ra berkata :”tidak ada yg lebih kupentingkan selain pembaringan ditempat itu” (Shahih Bukhari)
    kalau kuburan Rasul saw tak memiliki nilai tambah, maka untuk apa Umar ra meminta dikuburkan disebelah kubur beliau saw, dan berucap demikian?, wallahu a’lam

  39. Chaerudin Gelar Nugraha 2715081661 berkata:

    Kebudayaan islam yang ada d daerah saya (Pandeglang – Banten) adalah adanya arisan pengajian dan arisan dzikir, pengajian dan dzikir ini di lakukan di setiap rumah-rumah warga,
    mereka melakukannya secara bergantian dari rumah yang satu ke rumah yang lainnya.
    Hal ini di lakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan tali persaudaraan di daerah tersebut.

    Sedangkan kebudayaan yang menyimpang di daerah saya adalah masih adanya kepercayaan ke pada suatu benda dan tempat-tempat keramat.
    Hal ini bisa membawa seseorang ke dalam kemusyrikan.
    Dan ada pula di daerah saya yang masih melakukan upacara-upacara pemujaan setan, dengan tujuan menghilangkan penyakit-penyakit yang ada, menghindari bala, menghindari hama-hama tanaman.
    Dan upacara ini dinamai dengan sebutan upacara Besiak.

  40. Qitbiya Ilhami 2715081651 berkata:

    ^-^ Bismilah….
    Budaya yang sesuai dengan ajaran ISLAM di lingkungan rumah qitbi…. yaitu budaya berisirahaat tepat pada waktunya…jam 10 malam sudah ditetapkan loch…dalam ISLAM… Rasulullah saw mengajarkan tidurlah di awal waktu agar kau bangun sesuai pada waktunya,bahkan jadi bisa shalat tahajud loch…di lingkungan kecamatan medan satria,Bekasi…tiap hari ahad ada kerja bakti….menjaga kebersihan lingkungan teman..jadi ga kena banjir d…Alhamdulillah
    *.* Budaya yang tidak sesuai ada juga….kalau di keluarga qitbi…budaya….kumpul keluarga sambil bercanda….yang berlebihan…hmmm…..sampai dibuat nangis…kan tidak sesuai dalam ISLAM…karena bercanda yang berlebihan… katanya jarang mangingat kematian dan merupakan kegiatan yang sia-sia…kalau berlebihan loh..
    DI lingkungan rumah contohnya….orang tua itu lebih di dengar pendapatnya tapi yang muda dianggap biasa bahkan mungkin sepele….intinya budaya mempertanahkan generasi tua…kalau bisa disebut begitu.. waslmkm… n.n
    Di lingkungan rumah ada budaya

  41. indah kurnia nugroho(2715083126) berkata:

    assalam’mualalaikum…..

    saya berasal dari keluarga jawa, tapi masih ada keturunan chinessnya.bukan orang jawa asli ALIAS pribumi.
    darah turunan china lumayan kental dari keluarga ayah.
    * saya begitu bangga dengan ke-chinessan saya(he…he… harus banyak bersyukurkan!!!!!!), jadi kali ini saya ingin mengemukakan tentang kehidupan warga muslim keturunan chiness.banyak kebudayaan chiness yang sesuai dengan nilai-nilai islam karena nilai2 islam itu sendiri sifatnya universal. ISLAM AGAMA RAHMATAN LIL ALAMIN. oleh sebab itu, walaupun di negeri china sekaligus ada nilai2 islam.

  42. Farid Ardan (2715081626) berkata:

    Budaya di daerah saya ( Jawa Tengah ) yang sesuai dengan ajaran Islam yaitu ketika salah satu tetangga ada yang sakit, maka semua warga yang ada di daerah tersebut menjenguknya. walaupun tidak kenal secara jauh kepada keluarga yang terkena musibah tersebut.
    Budaya yang tidak sesuai dengan ajaran Islam yaitu mengadakan tahlilan pada hari ke-3,ke-7,ke-30,ke-100,dsb saat ada keluarga yang meninggal. padahal hal itu menambah sulit orang yang mendapat musibah tersbut untuk menyiapkan tahlilan yang diadakan itu.

  43. Masturya Antana (2715083124) berkata:

    Kebudayaan yang sesuai dengan ajaran agama Islam adalah meng-adzan-i bayi yang baru lahir di bagian telinga kanan dan telingan kirinya,sebagai tanda syukur kepada Allah SWT. Dan meng-adzan-i orang meninggal yang akan dikuburkan.

    Kebudayaan yang tidak sesuai adalah merayakan pergantian tahun baru masehi. tahun baru masehi itu bertepatan 1 minggu setelah hari Natal atau bagi orng-orang Nasrani disebut sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Jika kita merayakannya berarti kita sama saja merayakan 7 hari setelah kelahiran Yesus Kristus dan termasuk ke dalam agama mereka dan meyakini bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan (Naudzubillahi mindzalik !)

  44. di Jawa
    budaya yg sesuai dengan Islam, Bersapa Salam bila bertemu sanak-saudara atau karib kerabat, kata orang Jawa kalo nggak bertegur sapa nantinya dibilang SOMBONG. Bersapa Salam juga mempererat tali silahturahim. selain itu dapat menggugurkan dosa-dosa kecil. Wallahu ‘Alam biShowaf

    kalau Budaya yang tidak sesuai dengan Islam, Ritual orang-orang Jawa menyambut 1 Suro'(1Muharram) dengan memberikan berbagai Sesajen/Sesembahan untuk ratu Pantai Selatan,Kanjeng Ratu Kidul. Hal ini dilarang oleh islam karena sama saja meminta perlindungan selain dari Allah. Wallahu ‘Alam biShowaf

  45. Budaya yang sesuai dengan islam yaitu seperti di wilayah saya (cakung) seorang yang akan menunaikan ibadah haji terlebih dahulu mereka mengadakan acara tasyakuran atau walimah safar
    Budaya yang tidak sesuai dengan islam seperti kaum perempuan yang mengenakan rambut konde atau menyambung rambut, karena tidak di perbolehkan dalam agama islam

  46. indah lagiii nie....(2715083126) berkata:

    lanjutanNya….

    kalau menurut saya,banyak kebudayaan china yang sesuai dengan nilai-nilai islam.salah satunya yaitu:
    # kerja keras, dalam islam sangat di anjurkan seorang muslim untuk berkerja keras karena “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”.sehingga di wajibkan untuk seorang muslim bekerja keras agar ia dapat memberi kepada orang lain dari hasil keringatnya sendiri.hampir rata-rata orang chiness adlah orang perantau,di daerah rantauannya mereka harus berkerja keras agar dapat suskes.pernah ada suatu ungkapan bahwa “kalau orang chiness itu belum sukses, mereka akan tetap bertahan walau sampai harus makan hanya dengan bubur saja.”(segitunya’ya…….lebai…)hal ini menggambarkan bahwa orang chiness itu benar2 bekerja keras untuk meraih sukses.dan hal tersebut keluarga saya alami.ayah sebagai seorang muslim keturunan chiness telah merantau sejak lulus smp.

  47. budaya yang tidak bertentang dan ada dalam islam adlah iduladha dan idul fitri,, karena didalamnya ada kebudayaan yang diajarkan rasulullah..

  48. budaya yang bertentangan adalha buday yang selama ini selalu dijalan kandalammalem 10 syura yaitu arung sesajen yang didamnya terdapat unsur kemusyirikan yangjelas2 dilarang dalam islam

  49. Bismillah…
    budaya yang terdapat di indonesia yang tidak bertentangan dan sesuai dengan islam adalah ketika kita bermasyarakat,,kita menjaga kekeluargaan dan saling menghormati baik muda maupun yang tua,,tidak menyinggung RAS dari tiap-tiap daerah ataupun agama. Insya Allah dalam lingkungan saya masih terjalin seperti itu. Dalam masyarakat Islam yang kecil pada masa lalu, kepercayaan agama dan nilai-nilai kekeluargaan terjalin jadi satu dalam tindak tanduk para pemeluk Islam. Hubungan sosial antara orang-orang yang beragama dengan orang biasa terpadu harmonis.

    sedangkan budaya yang tidak sesuai dengan islam di indonesia adalah sikap yang kurang toleran dan kurangnya saling memahami antara masyarakat secara umum. Dan juga sesajen yang diberikan kepada leluhur dalam setiap acara-acara resmi. Adat ini mengandung unsur kemusyrikan. Walaupun saya sendiri bukan berasal dari daerah yang melakukan sesajen..hehehe…^_^

  50. Yang sesuai:
    Di daerah Priangan,Sunda Jawa Barat Umumnya, pada malam sebelum berlangsungnya akad nikah, kedua mempelai mencucikan kaki kedua orang tuanya, baik itu dari pihak laki-laki atupun perempuannya.
    Yang tidak sesuai:
    Di daerah selatan Sleman,Yogyakarta, Pada satu malam sebelum Panen Padi di sawah,para petani dan penududk berbondong-bondong pergi ke laut untuk membuang sesajen,hal ini dimaksudkan mereka sebagai rasa syukur pada sang pencipta. Tapi jelas hal ini mubazir dan terlalu berlebihan. Padahal dengan cara beribadah kepada Allah pin sudah dirasa cukup.

  51. hasil dari pengelaman saya selama tinggal di Pandeglang ada beberapa adat yang memang sesuai dengan agama. Salah satunya yaitu acara mendak tahun (haul) dalam bahasa sunda lebih dikenal dengan nama hol yang selalu diadakan tiap tahun untuk mendoakan bagi mereka yang telah meninggal. Di dalamnya terdapat doa-doa yang diambil dari Al-quran dan sunnah seperti kalimat tahmid, tasbih, tahlil, surat al-baqoroh ayat terakhir, ayat qursi, dan lain-lain.
    kebiasaan yang tidak sesuai dengan syariat islam besdasarkan sedikit hasil dari analisis saya yakni pentas debus. Mereka menggunakan ayat-ayat suci Al-quran untuk melakukan sesuatu dengan menipu mata manusia entah dengan kekuatan jin, atau mungkin mahluk lainnya. Mereka pentas untuk mendapatkan uang dan bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Sungguh cara ini sangat meragukan dengan hasil yang telah mereka dapatkan atau yang akan mereka makan. Agama islam telah mengajarkan kepada kita agar memakan makanan yang halal dan toyyiban. wassalam

  52. budaya islam yang mampu merasuki adat-adat di Indonesia terbilang sangat banyak, salah satu yang mengakar yaitu perayaan walimatul ismi atau sering disebut aqiqah. di Jateng, terutama tegal aqiqah sangat di anjurkan apalagi oleh nabi Muhammad SAW sebagai rasa syukur, kita di sunah kan memotong kambing, satu kambing jantan untuk anak perempuan dan dua kambing jantan untuk anak laki-laki. walimah ini mampu mempererat hubungan kita terhadap para tetangga dengan berbagai macam makanan (daging kambing) sebagai bukti kita membagi kebahagiaan yang kita peroleh.
    adapun adat yang tidak sesuai dengan budaya islam seperti seorang pengantin wanita wajib mencukur (mengerik) alis dan rambut kalong (anak rambut). adat ini sebagai bukti bahwa perempuan tersebut telah menikah. karena di dalam islam diharamkan untuk menghilangkan sesuatu yang telah Allah berikan untuk mempercantik diri, dan itu tanda bahwa ia tidak mensyukuri nikmat dan ke indahan yang telah Allah berikan.

  53. Fauziah Hanum (2715083120) berkata:

    Kebudayaan sebagian besar masyarakat yang tinggal di sekitar saya yang bertentangan dengan ajaran agama islam adalah ikut serta dalam perayaan hari natal (mengucapkan selamat natal kepada pihak yang merayakannya) dan juga masih tingginya kepercayaan terhadap zodiak (ramalan nasib). Dua hal ini bertentangan dengan agama islam karena termasuk perbuatan syirik. Sedangkan kebudayaan yang sesuai dengan ajaran agama islam adalah perayaan Walimatussafar bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Misalnya mau naik haji atau ingin menuntut ilmu ke luar negeri dengan harapan mendapatkan keselamatan ketika berada di negeri orang.

  54. Vina Rieza Rahmawaty 2715081643 berkata:

    Dalam lingkungan keluarga saya hal yang membudaya diantara kami adalah jika ada salah satu anggota keluarga berseteru atau memiliki konflik dengan anggota yang lain maka akan ada diantara kami yang menjadi pen-islah atau yang menjadi pendamai diantara mereka, hal ini sesuai dengan surat Al-Hujuraat : 49.

    Hal yang menjadi kebiasaan saya adalah berjalan dengan cepat sedangkan Allah memerintahkan dalam al-Quran untuk bersederhana dalam berjalan jelas hal ini akan bertentangan dengan surat 24:30. hal ini sering saya lakukan walaupun sedang dalam keadaan tidak tergesa-gesa.

  55. Budaya yang sesuai dengan Agama Islam dalam lingkungan rumah saya yang berada di kp melayu kecil I rt 001/010 jaksel adalah jika ada tamu laki laki yang bukan muhrim tidak diperbolehkan masuk kecuali ada muhrimnya,,,,

    sedangkan Budaya yang tidak sesuai adalah jika ada orang yang meninggal yang bukan muhrimnya ingin dilihat padahal kalau bukan muhrimnya itu tidak boleh dilihat,,,walaupun tidak semua warganya tapi sebagian warga masih melakukan hal itu……syukron

  56. muhammad qosim (2715081650) berkata:

    salaamulloh ‘alaiki!!!!!!

    saya ingin memberikan komentar ttg keadaan masy di darah rumah saya.
    ^_^ kebiasaan masy sekitar rumah saya (duren sawit) yang menurut saya sesuai dengan nilai” ajaran islam adl pd saat hr ‘iedul adha atw pun ‘iedul adha,masy sekitar berkeliling u/ bersilaturrohim n bermaafan. seperti yg dicantmkn dlm sebuah hadits,bhw ada 2 sft yg berusaha ditanamkn o/ syetan pd manusia agr manusia terjerumus dlm khancuran, y/ sifat DENGKI n SERAKAH. o/ krn itu, sesama mnusia qt hrus saling memaafkn krn manusia adl tmp salah n dosa.
    *_*n kebiasaan buruknya adl GHIBAH (membiCarakan keburukan org lain).
    jujur, sampai saat ini sy sangat miris sekali melihat KEBIASAAN BURUK tersebut merebak di tengah-tengah masy dekat rumah saya. n saya melihat, mereka melakukan itu,dengan dalil agar si pemilik sifat itu berhenti dr kebiasan buruknya itu ketika ia tahu bhw org lain telah mengetahui sifat buruknya itu.
    padahal,bukankah ghibah itu KALAU BENAR BERARTI QT MENYEBARKAN ‘AIB ORANG LAIN N SALAHNYA ADL FITNAH??? o/ krn itu,mnurut saya hal ini TIDAK DAPAT DIBENARKAN WALAUPUN ALASANNYA U/ MENGHENTIKAN KEBIASAAN BURUK ORANG LAIN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s