UAS Psikologi Perkembangan

Analisa 3 kasus dibawah ini melalui pendekatan psikologi perkembangan!

  1. Kediri: Adelia Equi Falensia, siswi sekolah menengah pertama (SMP) ditemukan tewas menggantung di depan kamar rumahnya di Perumahan Doko Indah, Kecamatan Gampengrejo, Kediri, Jawa Timur, Rabu (29/12). Jasad korban kali pertama ditemukan kakaknya, Nunik Sulistyowati, menggantung dengan seutas tali saat rumah dalam keadaan kosong. //Sebelum kejadian, siswi kelas tiga sebuah sekolah swasta di Kediri itu bertengkar dengan kekasihnya. Korban yang baru menempati rumah tersebut selama empat bulan memang dikenal tertutup dari lingkungan sekitar.
  2. Dudi, pemuda gagah berusia 23 tahun semakin hari semakin sebal saja melihat tingkah ayahnya. Bayangkan saja, siapa yang tidak sebal bila memiliki ayah yang sudah pensiun dan menganggur, tetapi bila berbicara selalu yang muluk-muluk. Ayahnya tak henti-hentinya bercerita tentang betapa hebatnya dia dulu ketika menjabat direktur utama dari sebuah perusahaan garmen di Surabaya. Seakan-akan dia tidak pernah sadar, bahwa cerita yang selalu diulang-ulangnya sudah puluhan kali keluar masuk telinga Dudi. Bila ditegur, ayahnya tidak bisa menerima dan menganggap Dudi belum berpengalaman atau masih bau kencur. Bila teman-teman Dudi main ke rumah, ayahnya selalu memberikan “kuliah” kepada teman-temannya supaya mereka mencontoh apa yang sudah dikerjakan ayahnya. Bahkan bukan hanya di rumah, di lingkungan tetanggapun, ayah Dudi dikenal sebagai “pengobral” cerita masa lalu yang sudah usang. Akibatnya, bukan hanya Dudi saja yang jengkel, tetapi tetangganya yang sudah bosan mendengar cerita ayahnya juga langsung menyingkir begitu melihat ayah Dudi datang.
  3. Perkawinan saya sudah berlangsung 11 tahun. Suami tidak pernah memerhatikan saya. Dia tidak pernah menghargai apa yang saya lakukan. Memang dulu saya tidak pernah masak dan kurang memerhatikan, tetapi sekarang saya sudah belajar dan bisa memasak makanan kesukaannya, menyediakan pakaian dalam di kamar mandi saat dia akan mandi, membuatkan kopi. Tetapi, dia sama sekali tidak pernah bilang terima kasih atau memuji perubahan saya. Sering saya ke salon dan mengubah tatanan rambut atau pakai baju baru . Tetapi, dia cuek. Saya terkadang ingin dipeluk dan saya mendahului memeluk dari belakang. Namun, responsnya sama sekali tidak menyenangkan. ” Ah, panas, sambil melepas pelukan saya.” Saya bukan menginginkan seks lebih. Saya hanya ingin sesekali dipuji, dihargai, dipeluk, dan dielus. Demikian Ny K (39). ”Ah, sejak 10 tahun lalu perlakuan saya memang begitu, dan dia tidak pernah protes. Kenapa sekarang tiba-tiba jadi begitu banyak tuntutan.” Demikian K memprotes keluhan istrinya.
  4. Liputan6.com, Madiun: Ibarat pepatah, sepandai-pandainya menyimpan bangkai pasti tercium juga. Itulah yang dialami seorang siswi kelas 2 sebuah SMA di Magetan, Jawa Timur. Bunga–sebut saja begitu–harus berurusan dengan polisi karena membuang janin hasil hubungan gelap dengan kakak kelasnya. Bunga dimintai keterangan terkait kasus kehamilan dan pembuangan bayi laki-laki di sebuah selokan di Desa Manjung, Kecamatan Panekan, Magetan. Bunga mengaku malu hamil di luar nikah bersama kakak kelasnya yang lulus tahun ini. Namun karena kondisinya lemah, Bunga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dokter Sayidiman Magetan. Penangkapan Bunga dilakukan polisi setelah memintai keterangan beberapa saksi termasuk tetangganya. Kasus pembuangan bayi itu sangat mengejutkan warga Desa Manjung. Apalagi, Bunga selama ini dikenal sebagai gadis pendiam. Polisi masih mencari kekasih tersangka.(TOZ/Dirgo Suyono)
  5. Liputan6.com, Musi Banyuasin: Ardi Rizal, bocah berusia dua tahun asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jum’at (3/9) ditemukan menghisap rokok di halaman rumahnya. Bocah laki-laki ini dapat menghabiskan sekitar 40 batang rokok dalam sehari. Diana, ibu bocah mengatakan bahwa ia sudah benar-benar kecanduan. “Jika tidak mendapatkan rokok, dia marah dan menjerit bahkan membenturkan kepalanya ke tembok,” kata sang ibu dengan memelas.  Sang bocah mengatakan bahwa dirinya akan merasa pusing dan sakit jika berhenti merokok. Wah-wah kecil-kecil sudah jadi pecandu rokok.(dailymail/AYB)

Jawaban ditulis tangan dan dikumpulkan paling lambat hari selasa, 4 Januari 2011 pukul 12.00

Tetap semangaaaat!!!

Tentang tafany

aku baik dan suka berteman. hehe......
Pos ini dipublikasikan di Psikoper. Tandai permalink.

Satu Balasan ke UAS Psikologi Perkembangan

  1. zakiyah rakhmi berkata:

    mantabbb!! soal uasnya bu sari….
    trima kasih banyak soal uasnya. hehehe….
    semangat!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s